Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sisa Penempatan Blok D, Terdata 216 Pedagang

M
Penulis: M. Yusuf Purwanto❯
CEK HEWAN: Jelang Iduladha pengecekan intens. (Dokumentasi RDR.BJN)
CEK HEWAN: Jelang Iduladha pengecekan intens. (Dokumentasi RDR.BJN)
BLORA, Radar Bojonegoro - Sebanyak 216 data pedagang pasar selesai diverifikasi. Nantinya akan menempati bangunan Blok D Pasar Sido Makmur. Bidak lesehan telah disesuaikan jumlah data terbaru dengan luas pedasaran diperkecil 2x1,5 meter persegi.

 

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora Kiswoyo mengatakan, validasi data melibatkan kejaksaan negeri sudah selesai.

 

Diperoleh data 216 pedagang akan menempati bangunan Blok D.

"Proses pendampingannya sudah selesai, artinya sebagai dasar membagi sudah dikomunikasikan," katanya kemarin (5/9).

 

Dia memastikan, penempatan bisa dilaksanakan menyesuaikan jadwal bupati. Pihaknya telah berkirim surat untuk memastikan tanggal. Sedangkan minggu ini akan dilakukan sosialisasi.

 

Pendataan pedagang perlu hati-hati, itu sebabnya membutuhkan waktu lama.

 

Kiswoyo menjelaskan, data pedagang bertambah sehingga dari lapak yang awalnya 107 dilakukan penambahan dengan memperkecil luas pedasaran menjadi 2x1,5 meter persegi.

Sehingga ditemukan 216 lapak termasuk kios dan bidak. Tentu, untuk mengakomodir pedagang sebelumnya berjualan.

 

Kepala Bidang Pasar Daerah Dindagkop UKM Blora Soni Supriyanto menegaskan minggu ini akan sosialisasi kepada pedagang pasar. Data dimilikinya dipastikan valid karena melalui beberapa proses verifikasi. "Intinya sudah fix," jelasnya. (luk/rij)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

 Jejak Kisah Tragedi Kelaparan di Bojonegoro Tahun 1939: Ibu Rela Tukar Bayi Demi Sepiring Nasi

Jejak Kisah Tragedi Kelaparan di Bojonegoro Tahun 1939: Ibu Rela Tukar Bayi Demi Sepiring Nasi

Tragedi kelaparan Bojonegoro di era kolonial terkuak! Arsip koran Belanda 1939 ungkap kisah pilu seorang ibu yang menukar bayinya demi sepiring nasi gara-gara kebijakan eksploitatif dan ulah Bupati yang korup. Baca selengkapnya di sini.

Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Bulog Klaim Siapkan 200 Ton

Harga Beras Tembus Rp 15 Ribu, Bulog Klaim Siapkan 200 Ton

Uang belanja ibu rumah tangga harus ditambah. Harga beras di pasaran tembus Rp 15.500 per kilogram (Kg), dari sebelumnya Rp 12.000 per kg.

Penjual Daging Bojonegoro Kulak dari Tuban

Penjual Daging Bojonegoro Kulak dari Tuban

Aktivitas jual beli daging sapi di Pasar Dander ikut terdampak aksi mogok jagal sapi di Bojonegoro. Beberapa ruko penjual daging sapi tampak tutup kemarin (20/8

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer