alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Jalan Wisata Rusak, Pemkab Janji perbaiki Segera

Jalan menuju Wisata Waduk Greneng dan Kebun Durian di Desa Tunjungan rusak cukup parah. Lubang besar dan genangan air hampir rata di sepanjang badan jalan yang panjangnya sekitar Rp 6 kilometer (km) itu, antara Maguan hingga Tunjungan. Pemkab Blora menjanjikan akan melakukan perbaikan tahun ini. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Samgautama Karnajaya mengakui kerusakan jalan tersebut, dan akan segera diperbaiki.

“Perbaikan jalan ini dianggarkan Rp 5,5 miliar,” ujarnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Blora- Cepu kemarin (4/2).Menurut Sam, sapaan akrabnya,  pembangunannya menggunakan aspal dan ada yang menggunakan rigid beton.

Tapi belum bisa dipastikan jalan sepanjang 6 kilometer itu mana yang akan di rigid beton dan yang akan di aspal. Sebab masih dilakukan survei lapangan dan melihat kondisi tanahnya. “Mungkin yang akan dirigid beton jalan yang sampingnya sawah, karena kontur tanahnya mudah gerak,” jelasnya.

Baca Juga :  Tersisa 176 Jabatan Perades

Pernyataan senada disampaikan Wakil Bupati Blora Arief Rohman. Menurut dia, pengembangan tempat wisata di Desa Tunjungan itu akan didukung dengan akses jalan yang memadai. Dipastikan jalan menuju wisata itu dibangun tahun ini.

“Launching wisata kebun durian di Waduk Greneng pada Jumat (2/2) lalu akan didukung dengan perbaikan akses jalannya,” tukasnya. Menurut dia, pembangunan jalan ini diharapkan menjadi pendukung menuju wisata. “Agar semakin banyak warga Blora atau luar Blora yang datang untuk menikmati wisata alam di Blora,” tuturnya.

Jalan menuju Wisata Waduk Greneng dan Kebun Durian di Desa Tunjungan rusak cukup parah. Lubang besar dan genangan air hampir rata di sepanjang badan jalan yang panjangnya sekitar Rp 6 kilometer (km) itu, antara Maguan hingga Tunjungan. Pemkab Blora menjanjikan akan melakukan perbaikan tahun ini. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Samgautama Karnajaya mengakui kerusakan jalan tersebut, dan akan segera diperbaiki.

“Perbaikan jalan ini dianggarkan Rp 5,5 miliar,” ujarnya kepada wartawan Jawa Pos Radar Blora- Cepu kemarin (4/2).Menurut Sam, sapaan akrabnya,  pembangunannya menggunakan aspal dan ada yang menggunakan rigid beton.

Tapi belum bisa dipastikan jalan sepanjang 6 kilometer itu mana yang akan di rigid beton dan yang akan di aspal. Sebab masih dilakukan survei lapangan dan melihat kondisi tanahnya. “Mungkin yang akan dirigid beton jalan yang sampingnya sawah, karena kontur tanahnya mudah gerak,” jelasnya.

Baca Juga :  Menanti Nama Baru Bandara Ngloram

Pernyataan senada disampaikan Wakil Bupati Blora Arief Rohman. Menurut dia, pengembangan tempat wisata di Desa Tunjungan itu akan didukung dengan akses jalan yang memadai. Dipastikan jalan menuju wisata itu dibangun tahun ini.

“Launching wisata kebun durian di Waduk Greneng pada Jumat (2/2) lalu akan didukung dengan perbaikan akses jalannya,” tukasnya. Menurut dia, pembangunan jalan ini diharapkan menjadi pendukung menuju wisata. “Agar semakin banyak warga Blora atau luar Blora yang datang untuk menikmati wisata alam di Blora,” tuturnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/