alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Kebut Venue Panjat Tebing

LAMONGAN – Pengerjaan venue panjat tebing Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim dikebut. Lintasan boulder dan lintasan speed hingga kemarin siang (3/7) masih dikerjakan.

‘’Iya lintasan dua nomor itu masih dikerjakan oleh kontraktor,’’ tutur Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan, Bambang Didik. 

Dia menjelaskan, perencanaan pembangunan lintasan wall climbing dimulai akhir tahun lalu. Pihak konsultan sudah berkoordinasi dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pengcab Lamongan.

‘’Jadi saya kira sudah sesuai dengan standarisasi karena sudah dikomunikasikan dengan pengurus cabor terkait,’’ ujar pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Askab PSSI Lamongan tersebut. 

Proyek pembangunan lintasan wall climbing dimulai pertengahan Mei lalu. Kontrak kerja dengan rekanan CV Sederhana Landscape selama 100 hari. Bambang menjelaskan, pengerjaan sempat molor karena adanya versi aplikasi baru. Selain itu, adanya koordinasi terkait harga standarisasi material yang digunakan. 

Baca Juga :  Keluarga Anggap Terjadi Cuci Otak

‘’Waktunya sebenarnya masih lama. Itu nanti diselesaikan untuk lomba dulu. Habis lomba nanti dilanjutkan lagi,’’ katanya. 

Bambang menjelaskan, poin, matras, tali, dan scoring timer sudah disiapkan. Pihaknya meminta rekanan agar mampu menyelesaikan lintasan panjat tebing sebelum lomba dilaksanakan. 

‘’Informasi yang saya terima, besok (hari ini) sudah dipasang poin-nya,’’ imbuhnya.  

Direktur CV Sederhana Landscape, Iwan Kaspom, berjanji bakal menyelesaikan dua lintasan panjat tebing sebelum perhelatan lomba porprov. Dia memastikan bahwa material sudah disiapkan di gudang, tinggal memasang saja. 

‘’Secepatnya harus diselesaikan, karena dipakai untuk porprov. Tapi untuk seluruhnya, kita targetkan selesai akhir bulan ini,’’ ujarnya saat dikonfirmasi via ponsel. 

Panjat tebing menjadi salah satu cabor andalan Lamongan. Pada porprov sebelumnya di Kediri, Lamongan meraih 7 medali emas. Sedangkan saat di Banyuwanti, Lamongan hanya meraih satu medali emas. 

Baca Juga :  500 CJH Jalani Vaksinasi Booster

Ketua Umum KONI Lamongan Djanadi membenarkan bahwa panjat tebing menjadi salah satu cabor andalan. Targetnya, 1 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu. 

‘’Itu masih target minimal. Kita berharap bisa lebih,’’ katanya. 

Djanadi mengaku sudah berkoordinasi dengan pengcab terkait. Tidak ada pengurangan nomor pada porprov tahun ini. ‘’Jadi nomor yang dipertandingkan masih tetap sama seperti semula. Tidak ada perubahan,’’ ujarnya.

LAMONGAN – Pengerjaan venue panjat tebing Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim dikebut. Lintasan boulder dan lintasan speed hingga kemarin siang (3/7) masih dikerjakan.

‘’Iya lintasan dua nomor itu masih dikerjakan oleh kontraktor,’’ tutur Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Lamongan, Bambang Didik. 

Dia menjelaskan, perencanaan pembangunan lintasan wall climbing dimulai akhir tahun lalu. Pihak konsultan sudah berkoordinasi dengan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pengcab Lamongan.

‘’Jadi saya kira sudah sesuai dengan standarisasi karena sudah dikomunikasikan dengan pengurus cabor terkait,’’ ujar pria yang juga menjabat sebagai ketua umum Askab PSSI Lamongan tersebut. 

Proyek pembangunan lintasan wall climbing dimulai pertengahan Mei lalu. Kontrak kerja dengan rekanan CV Sederhana Landscape selama 100 hari. Bambang menjelaskan, pengerjaan sempat molor karena adanya versi aplikasi baru. Selain itu, adanya koordinasi terkait harga standarisasi material yang digunakan. 

Baca Juga :  Belum Semua Perusahaan Tahu Dibolehkannya Menikah Sekantor

‘’Waktunya sebenarnya masih lama. Itu nanti diselesaikan untuk lomba dulu. Habis lomba nanti dilanjutkan lagi,’’ katanya. 

Bambang menjelaskan, poin, matras, tali, dan scoring timer sudah disiapkan. Pihaknya meminta rekanan agar mampu menyelesaikan lintasan panjat tebing sebelum lomba dilaksanakan. 

‘’Informasi yang saya terima, besok (hari ini) sudah dipasang poin-nya,’’ imbuhnya.  

Direktur CV Sederhana Landscape, Iwan Kaspom, berjanji bakal menyelesaikan dua lintasan panjat tebing sebelum perhelatan lomba porprov. Dia memastikan bahwa material sudah disiapkan di gudang, tinggal memasang saja. 

‘’Secepatnya harus diselesaikan, karena dipakai untuk porprov. Tapi untuk seluruhnya, kita targetkan selesai akhir bulan ini,’’ ujarnya saat dikonfirmasi via ponsel. 

Panjat tebing menjadi salah satu cabor andalan Lamongan. Pada porprov sebelumnya di Kediri, Lamongan meraih 7 medali emas. Sedangkan saat di Banyuwanti, Lamongan hanya meraih satu medali emas. 

Baca Juga :  Mulai Pantau Kesehatan Hewan kurban

Ketua Umum KONI Lamongan Djanadi membenarkan bahwa panjat tebing menjadi salah satu cabor andalan. Targetnya, 1 medali emas, 3 perak, dan 3 perunggu. 

‘’Itu masih target minimal. Kita berharap bisa lebih,’’ katanya. 

Djanadi mengaku sudah berkoordinasi dengan pengcab terkait. Tidak ada pengurangan nomor pada porprov tahun ini. ‘’Jadi nomor yang dipertandingkan masih tetap sama seperti semula. Tidak ada perubahan,’’ ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/