alexametrics
27.5 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

JPO Pasar Induk Dibongkar

BLORA – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pasar Induk Blora yang berada di Jalan Mr. Iskandar, yang menjadi penyeberangan antara bagian pasar induk barat dan timur sejak Kamis (1/3) lalu terus dilakukan pembongkaran.

Awalnya proses pembongkaran dilakukan dengan pengambilan baliho yang lama tidak digunakan di JPO ini. Setelah baliho dicopot, pembongkaran dimulai pada Kamis sore dan dilanjutkan pada jumat (2/3) pagi

. Pembongkaran dilakukan dengan menggunakan satu unit eskalator, dengan pengamanan sejumlah petugas Satpol PP, agar tidak ada warga yang melintas. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Samgautama Karnajaya mengatakan, pembongkaran fasilitas JPO di area Pasar Induk Blora bertujuan untuk memperluas ruas jalan, serta tidak memberikan kesan kumuh.

Baca Juga :  Matangkan Belajar Tatap Muka, Guru Jalani Rapid Test

Sebab di JPO itu terdapat baliho besar yang tidak digunakan. “Pembongkaran fasilitas JPO ini tujuannya untuk mempercantik kota saja, pandangan orang yang melintas biar tidak terganggu,” ujarnya. Karena JPO ini juga sudah tidak lagi digunakan oleh pengunjung pasar. Bahkan di bagian tangga bagian timur JPO ini sudah dikunci dan tidak bisa dilewati.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, pembongkaran JPO Pasar Induk Blora tersebut hanya semata-mata untuk penataan kota. Selain JPO di Pasar Induk Blora yang dibongkar, tahun ini pemkab juga akan melakukan pembongkaran sejumlah bangunan yang tidak terpakai.

“Tahun ini saya akan bongkar semua, seperti bangunan bekas gajah mas. Nanti kawasan koplakan akan saya tata biar lebih menarik,” ujarnya. Lalu, saat disinggung apakah pembongkaran ini sebagai pertanda pembongkaran Pasar Induk Blora, Bupati membantahnya, jika pembongkaran JPO sebagai signal awal pembongkaran pasar kota Blora. “Pasar nggak dibongkar, kita perbaiki saja,” ucapnya.

Baca Juga :  Rapimnas Kadin 2021: Menko Dorong Manfaatkan Peningkatan Investasi

BLORA – Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pasar Induk Blora yang berada di Jalan Mr. Iskandar, yang menjadi penyeberangan antara bagian pasar induk barat dan timur sejak Kamis (1/3) lalu terus dilakukan pembongkaran.

Awalnya proses pembongkaran dilakukan dengan pengambilan baliho yang lama tidak digunakan di JPO ini. Setelah baliho dicopot, pembongkaran dimulai pada Kamis sore dan dilanjutkan pada jumat (2/3) pagi

. Pembongkaran dilakukan dengan menggunakan satu unit eskalator, dengan pengamanan sejumlah petugas Satpol PP, agar tidak ada warga yang melintas. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora, Samgautama Karnajaya mengatakan, pembongkaran fasilitas JPO di area Pasar Induk Blora bertujuan untuk memperluas ruas jalan, serta tidak memberikan kesan kumuh.

Baca Juga :  Kuota Calon Jamaah Haji Blora Belum Jelas

Sebab di JPO itu terdapat baliho besar yang tidak digunakan. “Pembongkaran fasilitas JPO ini tujuannya untuk mempercantik kota saja, pandangan orang yang melintas biar tidak terganggu,” ujarnya. Karena JPO ini juga sudah tidak lagi digunakan oleh pengunjung pasar. Bahkan di bagian tangga bagian timur JPO ini sudah dikunci dan tidak bisa dilewati.

Bupati Blora Djoko Nugroho mengatakan, pembongkaran JPO Pasar Induk Blora tersebut hanya semata-mata untuk penataan kota. Selain JPO di Pasar Induk Blora yang dibongkar, tahun ini pemkab juga akan melakukan pembongkaran sejumlah bangunan yang tidak terpakai.

“Tahun ini saya akan bongkar semua, seperti bangunan bekas gajah mas. Nanti kawasan koplakan akan saya tata biar lebih menarik,” ujarnya. Lalu, saat disinggung apakah pembongkaran ini sebagai pertanda pembongkaran Pasar Induk Blora, Bupati membantahnya, jika pembongkaran JPO sebagai signal awal pembongkaran pasar kota Blora. “Pasar nggak dibongkar, kita perbaiki saja,” ucapnya.

Baca Juga :  Gadis ini Lebih Memilih Parut Kelapa ke Pasar

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/