alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

61 CPNS Tahun Lalu Terima SK

Bupati: Kinerja CPNS di Blora Harus Inovatif

BLORA, Radar Bojonegoro – Sebanyak 61 peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos tahun lalu mendapatkan surat keterangan (SK) dari Bupati Arief Rohman. Bertambahnya PNS diharapkan dapat membantu perkembangan daerah. CPNS diwanti-wanti kinerjanya sesuai regulasi agar tidak menyalahi.

 

Bupati Arief Rohman menjelaskan, 61 peserta telah menerima SK orang-orang terpilih. Telah menyisihkan 2.406 pelamar saat penerimaan CPNS. “Hari ini mendapat SK sudah disaring menjadi pilihan dan unggul secara SDM. Tolong ke depannya bisa berkontribusi membantu Pemkab,” ungkapnya.

 

Bupati berharap, bergabungnya CPNS bisa meningkatkan kinerja pemerintahan lebih efektif, efisien, dan akuntabel. CPNS dapat menjadi panutan di tengah masyarakat. “Muaranya akan berdampak langsung keberhasilan visi misi Pemkab Blora,” jelasnya.

Baca Juga :  Kenal Via FB, Setubuhi Siswi SMA

 

Menurut Bupati, status ASN mengikat erat dengan peraturan perundang-undangan berlaku. Sehingga tidak melakukan perbuatan menyimpang. Bupati mengajak jajaran ASN berinovasi perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono menjelaskan, penerimaan SK secara perwakilan. Yakni Tri Andana Putra dengan formasi analis program pembangunan dan Prima Kusumastuti dengan formasi dokter spesialis jiwa.

 

“Tahun ini kami akan ajukan 1.831 PPPK dengan tiga formasi guru, kesehatan, dan teknis,” jelasnya.

 

Tri Andana, salah satu penerima SK CPNS mengatakan, akan melaksanakn arahan disampaikan bupati. Menurutnya menjadi PNS sebuah pengabdian. Sehingga biaya telah diberikan negara tidak akan disalahgunakan. ” Semoga keberadaan kami bisa mendukung kemajuan Pemkab Blora,” jelasnya. (luk/rij)

Baca Juga :  Pelayanan Haji Tak Perlu ke Luar Kota

BLORA, Radar Bojonegoro – Sebanyak 61 peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang lolos tahun lalu mendapatkan surat keterangan (SK) dari Bupati Arief Rohman. Bertambahnya PNS diharapkan dapat membantu perkembangan daerah. CPNS diwanti-wanti kinerjanya sesuai regulasi agar tidak menyalahi.

 

Bupati Arief Rohman menjelaskan, 61 peserta telah menerima SK orang-orang terpilih. Telah menyisihkan 2.406 pelamar saat penerimaan CPNS. “Hari ini mendapat SK sudah disaring menjadi pilihan dan unggul secara SDM. Tolong ke depannya bisa berkontribusi membantu Pemkab,” ungkapnya.

 

Bupati berharap, bergabungnya CPNS bisa meningkatkan kinerja pemerintahan lebih efektif, efisien, dan akuntabel. CPNS dapat menjadi panutan di tengah masyarakat. “Muaranya akan berdampak langsung keberhasilan visi misi Pemkab Blora,” jelasnya.

Baca Juga :  Sore Menanti Burung Hantu Hinggap di Sangkar

 

Menurut Bupati, status ASN mengikat erat dengan peraturan perundang-undangan berlaku. Sehingga tidak melakukan perbuatan menyimpang. Bupati mengajak jajaran ASN berinovasi perbaikan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Heru Eko Wiyono menjelaskan, penerimaan SK secara perwakilan. Yakni Tri Andana Putra dengan formasi analis program pembangunan dan Prima Kusumastuti dengan formasi dokter spesialis jiwa.

 

“Tahun ini kami akan ajukan 1.831 PPPK dengan tiga formasi guru, kesehatan, dan teknis,” jelasnya.

 

Tri Andana, salah satu penerima SK CPNS mengatakan, akan melaksanakn arahan disampaikan bupati. Menurutnya menjadi PNS sebuah pengabdian. Sehingga biaya telah diberikan negara tidak akan disalahgunakan. ” Semoga keberadaan kami bisa mendukung kemajuan Pemkab Blora,” jelasnya. (luk/rij)

Baca Juga :  Fokus Vaksinasi Pelajar

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/