alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

151 Laporan, 15 Kasus Belum Terungkap

- Advertisement -

BLORA, Radar Bojonegoro – Tindak pidana di wilayah hokum Blora selama 2019 yang dilaporkan ke polres setempat sebanyak 151 Kasus. Hingga akhir tahun,  sebanyak 136 Kasus berhasil diungkap dan masih ada 15 Kasus yang belum terungkap. ‘’Ada 151 laporan dan Satreskrim berhasil ungkap 136 Kasus. Itu berarti Satreskrim telah berhasil ungkap 90 persen kasus tindak pidana,’’ kata Kasatreskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo kemarin (1/1).

Menurut dia, kasus yang mendominasi di urutan pertama adalah kasus tindak pidana bidang kehutanan mencapai 40 Kasus. Yang berhasil diungkap 33 Kasus. Sehingga masih menyisakan 7 kasus yang belum terungkap.

Selanjutnya kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 27 Kasus yang dilaporkan. Sebanyak 23 Kasus berhasil diungkap dan masih 5 Kasus yang belum terungkap. 

Baca Juga :  Utamakan Penyedia Barang Jasa Lokal Blora

Kemudian kasus perjudian 15 Kasus dan 4 Kasus pembunuhan.  ‘’Satreskrim Polres Blora berhasil ungkap seratus persen kasus  pembunuhan di Blora,’ ujarnya.

Dia melanjutkan, kasus lain yakni curanmor 4 Kasus, 3 Kasus terungkap. Pencabulan 3 kasus terungkap semua. Penipuan 4 kasus, 2 Kasus terungkap. Penggelapan 9 kasus, 8 terungkap. Penggelapan dalam jabatan 2 kasus terungkap semua. Kebakaran 14 kasus terungkap semua. Pengeroyokan 4 kasus terungkap semua. Larikan gadis 1 kasus terungkap. Pencurian biasa 7 kasus terungkap. Penggelapan 2 kasus terungkap. KDRT 5 kasus terungkap. Penganiayaan 3 Kasus terungkap. Korupsi 1 Kasus terungkap. Pemerasan 1 Kasus terungkap. Penadahan 3 kasus terungkap dan pemalsuan surat 1 kasus terungkap.

- Advertisement -

Meski cukup tinggi, terang dia, angka kejahatan di Blora selama 2019 lebih rendah dari 2018, yang mencapai 172 Kasus. ‘’Tindak pidana selama 2019 turun hingga 12,2 Persen,’’ bebernya. 

Baca Juga :  Blora Selatan, Masih Rawan Banjir

Heri mengatakan, penurunan tindak kejahatan dan keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tindak pidana berkat bantuan dan peran serta dari seluruh elemen masyarakat di Blora. ‘’Kasus-kasus tindak pidanapun berhasil terungkap, dan untuk kasus yang belum terungkap, masih kita lakukan penyelidikan,’’ pungkasnya.(fud/feb

BLORA, Radar Bojonegoro – Tindak pidana di wilayah hokum Blora selama 2019 yang dilaporkan ke polres setempat sebanyak 151 Kasus. Hingga akhir tahun,  sebanyak 136 Kasus berhasil diungkap dan masih ada 15 Kasus yang belum terungkap. ‘’Ada 151 laporan dan Satreskrim berhasil ungkap 136 Kasus. Itu berarti Satreskrim telah berhasil ungkap 90 persen kasus tindak pidana,’’ kata Kasatreskrim Polres Blora, AKP Heri Dwi Utomo kemarin (1/1).

Menurut dia, kasus yang mendominasi di urutan pertama adalah kasus tindak pidana bidang kehutanan mencapai 40 Kasus. Yang berhasil diungkap 33 Kasus. Sehingga masih menyisakan 7 kasus yang belum terungkap.

Selanjutnya kasus pencurian dengan pemberatan (curat) sebanyak 27 Kasus yang dilaporkan. Sebanyak 23 Kasus berhasil diungkap dan masih 5 Kasus yang belum terungkap. 

Baca Juga :  Nakhoda Perahu Penyeberangan Tak Boleh Kelebihan Muatan

Kemudian kasus perjudian 15 Kasus dan 4 Kasus pembunuhan.  ‘’Satreskrim Polres Blora berhasil ungkap seratus persen kasus  pembunuhan di Blora,’ ujarnya.

Dia melanjutkan, kasus lain yakni curanmor 4 Kasus, 3 Kasus terungkap. Pencabulan 3 kasus terungkap semua. Penipuan 4 kasus, 2 Kasus terungkap. Penggelapan 9 kasus, 8 terungkap. Penggelapan dalam jabatan 2 kasus terungkap semua. Kebakaran 14 kasus terungkap semua. Pengeroyokan 4 kasus terungkap semua. Larikan gadis 1 kasus terungkap. Pencurian biasa 7 kasus terungkap. Penggelapan 2 kasus terungkap. KDRT 5 kasus terungkap. Penganiayaan 3 Kasus terungkap. Korupsi 1 Kasus terungkap. Pemerasan 1 Kasus terungkap. Penadahan 3 kasus terungkap dan pemalsuan surat 1 kasus terungkap.

- Advertisement -

Meski cukup tinggi, terang dia, angka kejahatan di Blora selama 2019 lebih rendah dari 2018, yang mencapai 172 Kasus. ‘’Tindak pidana selama 2019 turun hingga 12,2 Persen,’’ bebernya. 

Baca Juga :  Belasan Warung akan Dibongkar

Heri mengatakan, penurunan tindak kejahatan dan keberhasilan aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tindak pidana berkat bantuan dan peran serta dari seluruh elemen masyarakat di Blora. ‘’Kasus-kasus tindak pidanapun berhasil terungkap, dan untuk kasus yang belum terungkap, masih kita lakukan penyelidikan,’’ pungkasnya.(fud/feb

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/