alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Pejabat Teras Banyak Pensiun

BLORA – Lima pejabat teras Pemkab Blora tahun ini memasuki masa pensiun. Mereka termasuk pimpinan tinggi pratama (PTP). Gerbong pensiun tahun ini diperkirakan banyak. Sebab, beberapa camat dan kepala bidang (kabid) juga akan pensiun.

Belum ada kepastian arah untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Masih menunggu kepastian dari Bupati Djoko Nugroho. Lima pejabat PTP yakni, Sekretaris Daerah (Sekda) Blora Bondan Sukarno, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sutikno Slamet, Inspektur Inspektorat Bambang Darmanto, Staf Ahli Bupati Adi Purwanto, dan Asisten 3 Pemkab Chris Hapsoro.

Kabid Mutasi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Bambang Setya Kunanto mengatakan, lima pejabat PTP ini pensiun pada Mei sampai Juli nanti. “Seperti Pak Bondan dan Pak Tek itu Juni, Pak Chris dan Pak Adi itu Juli, dan Pak Bambang itu Mei,” bebernya rabu (28/2).

Baca Juga :  Sebanyak 82 Aparatur Sipil Negara Bakal Pensiun

Sebenarnya, pejabat termasuk PTP yang pensiun tahun ini ada enam orang. Namun, satu PTP sudah pensiun lebih dulu tahun lalu, yakni Ketua BKD Suwignyo. Ada juga beberapa pejabat eselon di bawahnya yang ikut pensiun tahun ini. Seperti pejabat dari administrator atau setingkat eselon III A dan III B yang menjabat kepala bidang (kabid) atau camat.

Totalnya ada 13 pejabat yang pensiun. “Salah satunya ya Ketua BPBD Blora Bu Sri Rahayu, yang pensiun tahun ini,” ujarnya. Sedangkan, tingkat pengawas atau eselon IV dari jabatan kepala seksi (kasi) dan kepala subbagian (kasubbag) ada 39 pejabat yang pensiun. Data pejabat atau PNS yang pensiun ini, tutur Bambang, berdasar dengan nomor induk pegawai (NIP).

Baca Juga :  Bank Mantap Sosialisasikan Ketaspenan bagi Calon Pensiun

Tapi, mungkin untuk selama satu tahun ini akan ada tambahan pejabat yang pensiun. Mungkin karena ada yang mengajukan pensiun dini. Ataupun nanti ada sesuatu yang membuat pejabat itu pensiun, seperti meninggal dunia. Adanya kekosongan pejabat khususnya PTP, pihaknya masih belum bisa memastikan bagaimana ke depannya.

Apakah langsung dilakukan penjaringan terbuka, atau nantinya akan ditunjuk penjabat sementara. “Masih menunggu petunjuk dari bupati dulu,” tegasnya. Asisten 3 Pemkab Blora Bagian Kepegawaian Chris Hapsoro mengatakan, adanya kekosongan pejabat ini juga masih belum bisa menentukan ke depannya. Pihaknya tidak memiliki wewenang untuk menentukan. “Ini wewenang Pak Bupati, apakah di Pj kan atau langsung digantikan,” jelasnya.

BLORA – Lima pejabat teras Pemkab Blora tahun ini memasuki masa pensiun. Mereka termasuk pimpinan tinggi pratama (PTP). Gerbong pensiun tahun ini diperkirakan banyak. Sebab, beberapa camat dan kepala bidang (kabid) juga akan pensiun.

Belum ada kepastian arah untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut. Masih menunggu kepastian dari Bupati Djoko Nugroho. Lima pejabat PTP yakni, Sekretaris Daerah (Sekda) Blora Bondan Sukarno, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sutikno Slamet, Inspektur Inspektorat Bambang Darmanto, Staf Ahli Bupati Adi Purwanto, dan Asisten 3 Pemkab Chris Hapsoro.

Kabid Mutasi Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Blora Bambang Setya Kunanto mengatakan, lima pejabat PTP ini pensiun pada Mei sampai Juli nanti. “Seperti Pak Bondan dan Pak Tek itu Juni, Pak Chris dan Pak Adi itu Juli, dan Pak Bambang itu Mei,” bebernya rabu (28/2).

Baca Juga :  Tak Semua Pensiunan ASN Berorganisasi

Sebenarnya, pejabat termasuk PTP yang pensiun tahun ini ada enam orang. Namun, satu PTP sudah pensiun lebih dulu tahun lalu, yakni Ketua BKD Suwignyo. Ada juga beberapa pejabat eselon di bawahnya yang ikut pensiun tahun ini. Seperti pejabat dari administrator atau setingkat eselon III A dan III B yang menjabat kepala bidang (kabid) atau camat.

Totalnya ada 13 pejabat yang pensiun. “Salah satunya ya Ketua BPBD Blora Bu Sri Rahayu, yang pensiun tahun ini,” ujarnya. Sedangkan, tingkat pengawas atau eselon IV dari jabatan kepala seksi (kasi) dan kepala subbagian (kasubbag) ada 39 pejabat yang pensiun. Data pejabat atau PNS yang pensiun ini, tutur Bambang, berdasar dengan nomor induk pegawai (NIP).

Baca Juga :  Bersama Bersatu Kita Maju

Tapi, mungkin untuk selama satu tahun ini akan ada tambahan pejabat yang pensiun. Mungkin karena ada yang mengajukan pensiun dini. Ataupun nanti ada sesuatu yang membuat pejabat itu pensiun, seperti meninggal dunia. Adanya kekosongan pejabat khususnya PTP, pihaknya masih belum bisa memastikan bagaimana ke depannya.

Apakah langsung dilakukan penjaringan terbuka, atau nantinya akan ditunjuk penjabat sementara. “Masih menunggu petunjuk dari bupati dulu,” tegasnya. Asisten 3 Pemkab Blora Bagian Kepegawaian Chris Hapsoro mengatakan, adanya kekosongan pejabat ini juga masih belum bisa menentukan ke depannya. Pihaknya tidak memiliki wewenang untuk menentukan. “Ini wewenang Pak Bupati, apakah di Pj kan atau langsung digantikan,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/