Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Antisipasi Kemacetan Imbas Banjir Jalur Pantura, Dishub Bojonegoro Siapkan Jalur Alternatif

Yuan Edo Ramadhana • Sabtu, 13 April 2024 | 15:30 WIB
JALUR ALTERNATIF: Petugas memasang rambu penunjuk arah jalur alternatif. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
JALUR ALTERNATIF: Petugas memasang rambu penunjuk arah jalur alternatif. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Jalur mudik di Jalan Nasional Bojonegoro semakin padat sejak arus mudik Lebaran 2024. Hal itu salah satu imbas macetnya jalur utama di pantai utara (pantura) penghubung Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro memetakan jalur alternatif kecil di antara jalur utama untuk mengurai kepadatan kendaraan.

‘’Saat ruas Jalan Nasional dari Baureno sampai Ngraho terjadi kemacetan, kita buatkan jalur alternatif khususnya untuk kendaraan kecil dan pribadi,’’ ungkap Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro Muhamad Aris Hidayatullah.

Menurutnya, adanya jalur-jalur alternatif kecil itu untuk mengurai kemacetan di Jalan Nasional turut Kabupaten Bojonegoro dan telah dipasang petunjuk arah untuk mengindari pumpukan arus. ‘’Antisipasi itu setelah melihat kondisi di Kabupaten Demak dan Semarang yang macet akibat terkena dampak banjir,’’ ungkap Aris, sapaannya.

 Baca Juga: Deretan Informasi Tiket Kereta Api Stasiun Bojonegoro - Stasiun Surabaya Pasar Turi Menjelang Mudik 2024

Selain itu,  Bojonegoro telah menjadi jalur alternatif pada mudik tahun lalu, untuk menghindari kepadatan lalu lintas mudik Lebaran baik dari jalur pantai utara maupun jalur pantai selatan. Terdapat dua titik persimpangan besar di Bojonegoro, yakni di Kecamatan Padangan dan Kecamatan Baureno.

Persimpangan Padangan menghubungkan kabupatendi  jalur selatan, yakni  Kabupaten Ngawi, seperti ke Kabupaten Madiun, Nganjuk, Jombang hingga ke Kota Surabaya. Atau ke arah barat menghubungkan Kabupaten Sragen hingga Solo. Termasuk ke Kabupaten Blora dan Rembang.

Sementara, titik jalur tengah di Kecamatan Baureno, berada di persimpangan Kecamatan Babat.  Jalur ini menghubungkan Tuban, atau ke timur menuju Surabaya. Ke selatan masuk Kabupaten Jombang menghubungkan beberapa kabupaten di jalur selatan. (dan/msu)

 

 

Editor : Yuan Edo Ramadhana
#demak #baureno #pantura #Dishub #Jawa Tengah #Padangan #banjir #Lebaran #ngraho #bojonegoro #dinas perhubungan #mudik #Semarang