Daerah Ekonomi Gemas Haji & Umrah Headline News Internasional Kawan Cilik Kesehatan Kuliner Lentera Islam Mbakyu Nasional Opini Otomotif Pendidikan Peristiwa Persepsi Politik & Pemerintahan Redaksi She Sportainment Tausiah Ramadan Teknologi Weekend Wisata Yuk

Situs Geoheritage di Kabupaten Blora Masih Proses Verifikasi

Hakam Alghivari • Jumat, 2 Februari 2024 | 19:30 WIB
EKSOTIS: Pemandangan singkapan batuan di Situs Sabrangan di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo yang mana diusulkan menjadi salah satu geoheritage sekaligus geopark. (IST/RADAR BLORA)
EKSOTIS: Pemandangan singkapan batuan di Situs Sabrangan di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo yang mana diusulkan menjadi salah satu geoheritage sekaligus geopark. (IST/RADAR BLORA)

BLORA, Radar Bojonegoro - Situs geoheritage Blora yang direkomendasikan Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kini masih proses verifikasi. Setidaknya, ada 18 titik ditelusuri. Namun, hanya empat titik menjadi fokus utama. Meliputi, Situs Ngandong, Goa Terawang, Kawasan Sabrangan, dan Kalinanas.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora Mahbub Djunaidi menungkapkan, singkapan batuan yang ada di geoheritage jadi berkah tersendiri bagi Blora. Sebab, singkapan tersebut terdapat fosil-fosil yang berpotensi menjadi sumber minyak tanpa menggali sampai ke dasar laut.

’’Salah satunya Situs Sungai Kalinanas itu kan ada reliefnya atau singkapan. Menurut tim geologi ESDM Blora yang terjun 25 hari di 18 titik itu, Blora punya kekayaan alam dan punya potensi besar,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro, Kamis (1/2).

Subkoordinator Bidang Litbang Bappeda Blora Khitthatun Nafiah mengatakan, hingga kini tahapan geoheritage masih dalam verifikasi di laboratorium Badan Geologi ESDM. Menurutnya, setelah proses verifikasi dan ditetapkan menjadi geoheritage bakal dikaji dan diusulkan menjadi geopark.

’’Berapa lamanya verifikasi belum tahu juga. Tapi, pihak Dinporabudpar (Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya, dan Pariwisata) Blora terakhir ke sana pada Desember lalu untuk menindaklanjuti,” tuturnya.

Menurutnya, setelah ditetapkan kawasan wisata, tahun ini pihaknya akan mengusulkan dijadikan geopark dengan masterplan. ’’Dokumen-dokumennya sudah disusun. Setelah iturampung, baru dianggarkan ke masterplan di tahun ini. Untuk dokumennya publik bisa lihat di http://litbang.blorakab.go.id/hasil_penelitian/,” jelasnya.

Sementara itu, Sub Koordinator Daya Tarik Destinasi Wisata Dinporabudpar Blora Galih Indra akui, pihaknya telah menindaklanjuti dengan berkunjung ke Badan Geologi ESDM di Bandung. ’’Masih proses verifikasi. Jadi masih menunggu. Ke depannya juga bakal diadakan FGD ke Bandung, tapi waktunya belum tahu. Kemungkinan maret ini lah,” tuturnya. (hul/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
#verifikasi #esdm #situs #geoheritage #blora