LAMONGAN, Radar Lamongan - Target penerimaan pajak air tanah tahun ini Rp 750 juta. Angka itu naik dibandingkan tahun lalu Rp 550 juta.
Kepala Bapenda Lamongan Pujo Broto Iriawan mengatakan, target PAD air tanah dinaikkan karena realisasi sebelumnya melebihi target. Dari target Rp 750 juta tahun ini, realisasi hingga Juli Rp 438 juta (58 persen). “Masih ada beberapa bulan kita maksimalkan supaya bisa terpenuhi,” ujarnya.
Menurut dia, ada 131 wajib pajak yang terdiri atas 65 perorangan dan 66 industri. Besaran biaya yang harus dibayar antara perorangan dan industri berbeda.
Pujo menuturkan, pajak air tanah bisa dibayar per bulan atau triwulan. Saat ini, pajak air tanah masih didominasi industri yang terdaftar perizinannya dan memiliki izin UKL/UPL (izin lingkungan). (rka/yan)
Editor : M. Yusuf Purwanto