Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Perguruan Pencak Silat di Indonesia, Warisan Budaya yang Mendunia

Andhika Feriawan
Penulis: Andhika Feriawan❯
Selain menjadi seni bela diri, pencak silat juga mengajarkan nilai-nilai disiplin, persaudaraan, serta pembentukan karakter. (PINTEREST/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)
Selain menjadi seni bela diri, pencak silat juga mengajarkan nilai-nilai disiplin, persaudaraan, serta pembentukan karakter. (PINTEREST/ANDHIKA FERIAWAN/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Pencak silat merupakan salah satu warisan budaya Indonesia yang telah diakui dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO. Selain menjadi seni bela diri, pencak silat juga mengajarkan nilai-nilai disiplin, persaudaraan, serta pembentukan karakter. Di Indonesia, terdapat ratusan perguruan silat yang berkembang dengan ciri khas masing-masing.

Tidak ada lembaga resmi yang menetapkan peringkat perguruan pencak silat terbaik di Indonesia. Namun, berdasarkan sejarah, jumlah anggota, jaringan organisasi, prestasi, serta pengaruhnya terhadap perkembangan pencak silat nasional dan internasional, berikut tujuh perguruan yang dikenal luas sebagai yang paling berpengaruh.

1. Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT)

Advertisement

Didirikan pada tahun 1922 di Madiun, Jawa Timur, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menjadi salah satu perguruan silat terbesar di Indonesia. PSHT memiliki jutaan warga yang tersebar di berbagai provinsi hingga mancanegara. Perguruan ini dikenal menanamkan nilai persaudaraan, kejujuran, dan pengembangan karakter selain kemampuan bela diri.

2. Tapak Suci Putera Muhammadiyah

Tapak Suci berdiri pada 31 Juli 1963 di Yogyakarta dan merupakan organisasi otonom Muhammadiyah di bidang seni bela diri. Perguruan ini memadukan teknik pencak silat dengan pembinaan akhlak Islami. Hingga kini, Tapak Suci telah memiliki cabang di berbagai negara seperti Belanda, Jerman, Mesir, Singapura, dan Austria.

Advertisement

3. Pagar Nusa

Pagar Nusa atau Ikatan Pencak Silat Nahdlatul Ulama berdiri pada tahun 1986 di Kediri, Jawa Timur. Perguruan ini berkembang pesat melalui jaringan pesantren dan organisasi Nahdlatul Ulama. Selain aktif dalam pembinaan atlet, Pagar Nusa juga memiliki cabang di sejumlah negara.

4. Merpati Putih

Merpati Putih merupakan perguruan pencak silat yang terkenal dengan metode latihan tenaga dalam dan teknik pernapasan. Berdiri pada tahun 1963 di Yogyakarta, perguruan ini sering menampilkan demonstrasi kemampuan fisik yang menjadi ciri khasnya serta aktif mengikuti berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

5. Perisai Diri

Perisai Diri didirikan oleh R.M. Soebandiman Dirdjoatmodjo pada tahun 1955 di Surabaya. Perguruan ini dikenal memiliki sistem latihan yang terstruktur serta teknik bela diri yang efektif. Saat ini Perisai Diri telah memiliki cabang di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri dan aktif mencetak atlet berprestasi.

6. IKSPI Kera Sakti

Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Kera Sakti berdiri pada tahun 1980 di Madiun. Perguruan ini berkembang pesat dan memiliki anggota dalam jumlah besar di berbagai wilayah Indonesia. IKSPI Kera Sakti dikenal dengan pembinaan disiplin, persaudaraan, dan teknik bela diri yang khas.

7. PSHW Tunas Muda Winongo

Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda merupakan salah satu perguruan silat bersejarah yang berasal dari Madiun. Perguruan ini memiliki basis anggota yang kuat, terutama di Jawa Timur, serta aktif dalam pelestarian budaya pencak silat melalui pendidikan, pembinaan, dan berbagai kegiatan sosial.

Pencak Silat sebagai Identitas Bangsa

Keberadaan berbagai perguruan pencak silat menunjukkan kekayaan budaya Indonesia yang terus berkembang. Masing-masing perguruan memiliki filosofi, metode latihan, dan tradisi yang berbeda, namun semuanya memiliki tujuan yang sama, yakni melestarikan seni bela diri asli Nusantara sekaligus membentuk pribadi yang disiplin, berakhlak, dan menjunjung tinggi nilai persaudaraan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Garuda Cakramandala Swarnaloka: Mengeksplor Imajinasi Lewat Menggambar

Garuda Cakramandala Swarnaloka: Mengeksplor Imajinasi Lewat Menggambar

BERAWAL sering melihat sang ayah melukis, Garuda Cakramandala Swarnaloka jadi mempunyai ketertarikan di dunia seni

Eka Julita: Ekspresikan Diri Lewat Seni   

Eka Julita: Ekspresikan Diri Lewat Seni  

SEJAK duduk di bangku SD dan SMP, Eka Julita sering mengikuti lomba menggambar dan melukis. Pengalaman tersebut menjadi awal ketertarikan Eka pada dunia seni. 

Zaneta Ragil Mailani: Hobi Lari Mengantarkan Prestasi

Zaneta Ragil Mailani: Hobi Lari Mengantarkan Prestasi

Tak hanya piawai di lintasan, perempuan asal Desa Pajeng, Kecamatan Gondang, itu juga memiliki bakat di bidang seni. Ia hobi menari dan pernah dinobatkan sebagai model terbaik sekaligus tampil dalam fashion show

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer