alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Kopda Mar Jefri Ardianto, Peraih Medali Emas SEA Games 2021 Cabor Dayung

Satu Setengah Bulan di Eropa dan Vietnam, Pagi Ini Berlebaran di Bojonegoro

Jadwal kompetisi dayung dijalani Kopda Mar Jefri Ardianto cukup padat. Selama Ramadan jalani pelatihan dan kompetisi di Eropa. Sejak awal Lebaran sudah berada di Vietnam ikuti SEA Games 2021.

BHAGAS DANI PURWOKO, Radar Bojonegoro

 

‘’SEKARANG ini saya menuju ke stasiun, insyaallah besok pagi (hari ini, Red) tiba di Bojonegoro,” kata Kopda Mar Jefri Ardianto kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (16/5).

 

Jefri sapaan akrabnya merupakan pemuda asal Desa/Kecamatan Dander, Bojonegoro, sekaligus atlet dayung yang membela Indonesia di SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam. Sabtu (14/5) lalu, Jefri mengharumkan Indonesia setelah menyabet medali emas nomor lomba lightweight men’s pair (LM-2). Jefri berpasangan dengan Rio Riski Darmawan.

 

Jawa Pos Radar Bojonegoro berusaha menghubungi Jefri melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu (15/5), namun baru direspons kemarin pagi (16/5). Pasca final cabor dayung, Jefri bersama rombongannya berisitirahat satu hari. Lalu bertolak kembali ke Indonesia. Selanjutnya, obrolan berlanjut melalui sambungan telepon.

 

Jefri mengaku sudah berada di wisma atlet dayung Kecamatan Pengalengan, Kabupaten Bandung. Dia bersiap-siap menuju ke stasiun untuk pulang kampung. “Alhamdulillah diberi izin pulang kampung ke Bojonegoro selama satu minggu. Besok pagi (hari ini) tiba di Bojonegoro,” kata pemuda berusia 30 tahun itu.

Baca Juga :  Sulit Tidur, ZA Kecanduan Obat Berefek Kantuk

 

Ia merasa lega menuntaskan beberapa kejuaraan dayung terbuka di Eropa dan SEA Games. Hampir satu setengah bulan belum bertemu anak dan istri. Satu bulan di Eropa, Jefri bersama pasangannya Rio berhasil menyumbangkan satu medali emas pada nomor lomba LM-2 di Belanda. Serta dua medali perak di Belgia. Kemudian, satu medali emas SEA Games 2021.

 

Menurutnya, kebanggaan tersendiri bisa ikut dan menyabet medali emas SEA Games 2021. Karena SEA Games termasuk ajang kejuaraan olahraha bergengsi di Asia Tenggara. “Merasa lengkap ketika sudah ikut SEA Games. Sebelumnya sudah pernah ikut Asian Games dan PON. Target selanjutnya semoga bisa ikut Olimpiade,” tutur Prajurit Batalyon Infanteri 6 Marinir itu.

 

Selama ikut SEA Games 2021, Jefri merasa tidak ada kendala. Semua berjalan lancar dan mampu menoreh hasil memuaskan. “Saya dan pasangan juga kondisi fit dan alhamdulillah tidak ada cedera atau kendala-kendala berarti,” ucapnya.

Baca Juga :  Terbitkan Buku Kumpulan Cerpen, Tertarik Cerita Misteri

 

Kendalanya hanya pada cuaca. Karena selama sebulan di Belanda yang mana suhunya dingin, tiba-tiba di Vietnam dengan suhu yang lumayan panas. “Jadi perlu adaptasi perubahan suhu cuaca habis dari Belanda negara subtropis, langsung di Vietnam yang negara tropis. Selain itu makanannya juga cukup pilih-pilih, karena banyak mengandung daging babi,” imbuhnya.

 

Jefri menjelaskan, bahwa tim dayung Indonesia mengikuti 16 nomor lomba terdiri atas 8 nomor tim dayung pria dan 8 nomor tim dayung perempuan. Total medali diboyong 8 medali emas dan 6 medali perak. “Perolehan medali tim dayung Indonesia sudah sesuai target. Semoga ke depannya makin baik lagi hasil perolehan medalinya,” jelasnya.

 

Bisa dibilang medali emas SEA Games 2021 sebagai kado bagi calon anak kedua Jefri. Saat ini, istri Jefri sedang hamil empat bulan. Ia ingin memanfaatkan libur seminggu di Bojonegoro untuk berlebaran bersama keluarga. “Pulang dulu ke rumah istri di Balen, baru lanjut pulang ke rumah orang tua di Dander,” pungkasnya. (*/rij)

Jadwal kompetisi dayung dijalani Kopda Mar Jefri Ardianto cukup padat. Selama Ramadan jalani pelatihan dan kompetisi di Eropa. Sejak awal Lebaran sudah berada di Vietnam ikuti SEA Games 2021.

BHAGAS DANI PURWOKO, Radar Bojonegoro

 

‘’SEKARANG ini saya menuju ke stasiun, insyaallah besok pagi (hari ini, Red) tiba di Bojonegoro,” kata Kopda Mar Jefri Ardianto kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (16/5).

 

Jefri sapaan akrabnya merupakan pemuda asal Desa/Kecamatan Dander, Bojonegoro, sekaligus atlet dayung yang membela Indonesia di SEA Games 2021 Hanoi, Vietnam. Sabtu (14/5) lalu, Jefri mengharumkan Indonesia setelah menyabet medali emas nomor lomba lightweight men’s pair (LM-2). Jefri berpasangan dengan Rio Riski Darmawan.

 

Jawa Pos Radar Bojonegoro berusaha menghubungi Jefri melalui pesan singkat WhatsApp pada Minggu (15/5), namun baru direspons kemarin pagi (16/5). Pasca final cabor dayung, Jefri bersama rombongannya berisitirahat satu hari. Lalu bertolak kembali ke Indonesia. Selanjutnya, obrolan berlanjut melalui sambungan telepon.

 

Jefri mengaku sudah berada di wisma atlet dayung Kecamatan Pengalengan, Kabupaten Bandung. Dia bersiap-siap menuju ke stasiun untuk pulang kampung. “Alhamdulillah diberi izin pulang kampung ke Bojonegoro selama satu minggu. Besok pagi (hari ini) tiba di Bojonegoro,” kata pemuda berusia 30 tahun itu.

Baca Juga :  Gaji Rendah, GTT Madrasah Berharap Insentif dari Pemkab

 

Ia merasa lega menuntaskan beberapa kejuaraan dayung terbuka di Eropa dan SEA Games. Hampir satu setengah bulan belum bertemu anak dan istri. Satu bulan di Eropa, Jefri bersama pasangannya Rio berhasil menyumbangkan satu medali emas pada nomor lomba LM-2 di Belanda. Serta dua medali perak di Belgia. Kemudian, satu medali emas SEA Games 2021.

 

Menurutnya, kebanggaan tersendiri bisa ikut dan menyabet medali emas SEA Games 2021. Karena SEA Games termasuk ajang kejuaraan olahraha bergengsi di Asia Tenggara. “Merasa lengkap ketika sudah ikut SEA Games. Sebelumnya sudah pernah ikut Asian Games dan PON. Target selanjutnya semoga bisa ikut Olimpiade,” tutur Prajurit Batalyon Infanteri 6 Marinir itu.

 

Selama ikut SEA Games 2021, Jefri merasa tidak ada kendala. Semua berjalan lancar dan mampu menoreh hasil memuaskan. “Saya dan pasangan juga kondisi fit dan alhamdulillah tidak ada cedera atau kendala-kendala berarti,” ucapnya.

Baca Juga :  Ultah Ke-70, Samsul dan Novan Berdoa Persibo Bangkit

 

Kendalanya hanya pada cuaca. Karena selama sebulan di Belanda yang mana suhunya dingin, tiba-tiba di Vietnam dengan suhu yang lumayan panas. “Jadi perlu adaptasi perubahan suhu cuaca habis dari Belanda negara subtropis, langsung di Vietnam yang negara tropis. Selain itu makanannya juga cukup pilih-pilih, karena banyak mengandung daging babi,” imbuhnya.

 

Jefri menjelaskan, bahwa tim dayung Indonesia mengikuti 16 nomor lomba terdiri atas 8 nomor tim dayung pria dan 8 nomor tim dayung perempuan. Total medali diboyong 8 medali emas dan 6 medali perak. “Perolehan medali tim dayung Indonesia sudah sesuai target. Semoga ke depannya makin baik lagi hasil perolehan medalinya,” jelasnya.

 

Bisa dibilang medali emas SEA Games 2021 sebagai kado bagi calon anak kedua Jefri. Saat ini, istri Jefri sedang hamil empat bulan. Ia ingin memanfaatkan libur seminggu di Bojonegoro untuk berlebaran bersama keluarga. “Pulang dulu ke rumah istri di Balen, baru lanjut pulang ke rumah orang tua di Dander,” pungkasnya. (*/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/