Minggu, 23 Jan 2022
Radar Bojonegoro
Home / Boks
icon featured
Boks
Raditya L P., Pebulutangkis Spesialis Ganda

Berharap Masuk Pelatnas Cipayung

AUDINA HUTAMA PUTRI, Radar Lamongan

12 Januari 2022, 13: 18: 52 WIB | editor : Mohammad Yusuf Purwanto

Berharap Masuk Pelatnas Cipayung

IKUTI SELEKNAS: Raditya Luhung Pambudi meniti jalan menjadi pebulutangkis nasional. (Istimewa)

Share this      

Raditya Luhung Pambudi, 17, menjadi satu-satunya pebulutangkis asal Lamongan yang terpilih mengikuti seleksi nasional (seleknas) PP Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI). 

MINGGU (9/1), Raditya Luhung Pambudi bertolak ke Cipayung, Jakarta Timur. Dia mengikuti seleknas yang diselenggarakan PP PBSI. 

Ipam, sapaan akrabnya, terpilih mewakili Pengprov PBSI Jawa Timur untuk bersaing dengan 501 atlet dari 28 pengprov lain. ‘’Seleksinya mulai tanggal 10 sampai 15 Januari. Saya akan turun di kelompok taruna, ganda campuran berpasangan dengan atlet dari Pasuruan. Serta ganda putra berpasangan dengan atlet dari Surabaya,’’ ujarnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Baca juga: Rendam Semalam biar Mengembang

Ipam menekuni olahraga bulu tangkis mulai umur enam tahun. Awalnya, dia kagum menyaksikan orang-orang yang bermain badminton. Ipam lantas ingin berlatih. Dia mencoba lebih serius dengan mengikuti latihan di Perkumpulan Bulu Tangkis (PB) Semen Gresik, Gresik.

‘’Saya semakin bersemangat karena program latihannya bagus. Kita dilatih fisik dan teknik dari nol supaya bisa bermain dengan bagus,’’ tuturnya.

Setelah dua tahun berlatih, Ipam diikutsertakan kejuaraan tingkat kabupaten (kejurkab) pada 2012. Dia berhasil mencapai babak semifinal dan menjadi juara ketiga.

‘’Padahal saya deg-degan banget saat main. Itu pertama kalinya saya ikut turnamen setelah dua tahun latihan terus. Rasanya senang bisa berhasil dapat juara tiga tingkat kabupaten,’’ kenangnya.

Setahun kemudian, Pengprov PBSI Jawa Timur menggelar turnamen resmi di Gresik. Ipam kembali turun di kompetisi tersebut. Meskipun belum memeroleh hasil yang diinginkan, atlet bertubuh jangkung tak patah asa. Dia semakin bersemangat mengasah kemampuannya di berbagai kompetisi resmi yang diselenggarakan PBSI maupun swasta tingkat nasional.

‘’Tidak semua kompetisi bisa saya ikuti. Biasanya pelatih juga akan memilih siapa atlet yang layak main di kompetisi-kompetisi yang ada. Saya harus membuktikan bahwa saya juga bisa main dengan bagus dan dapat prestasi di turnamen,’’ jelasnya.

Hingga saat ini, Ipam telah mengoleksi 13 medali dari berbagai turnamen tingkat daerah dan nasional yang pernah diikuti. Berkat prestasinya itulah, atlet yang kini bergabung dengan PB Optik Nusa Group (ONG) Lamongan dipantau secara khusus Pengprov PBSI Jawa Timur. Dia terpilih mewakili kontingen Jawa Timur di ajang seleknas. Sebelum bertolak ke Cipayung, Ipam melakukan sejumlah persiapan.

‘’Dalam seminggu pokoknya latihan lima kali. Setiap pagi dan sore. Alhamdulillah masih bisa atur waktu dengan kegiatan sekolah. Pagi latihan, siang istirahat, sore latihan lagi, kalau malam baru mengerjakan tugas sekolah,’’ tuturnya.

Seleknas menggunakan sistem pertandingan yang dibagi delapan grup. Setiap juara grup bakal lolos ke babak berikutnya. Mereka kemudian bertanding dengan sistem gugur.

‘’Juara pertama langsung lolos ikut pelatnas di PP PBSI. Sedangkan juara kedua dan ketiga akan dipantau secara khusus oleh pusat. Jika sewaktu-waktu membutuhkan atlet pelapis,’’ terangnya.

Pebulutangkis spesialis nomor ganda ini berharap bisa lolos dalam seleksi tersebut, sekaligus menyandang gelar sebagai atlet pelatnas. Ke depan, Ipam ingin konsisten menekuni karirnya sebagai atlet profesional.

(bj/din/yan/min/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia