alexametrics
30.4 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Pesantren dan Wali Santri Berpadu Pembuatan Wedang Uwuh

Bermula Rapat para Ustad, Bahan Rempah dari Wali Santri

Wedang uwuh terbuat dari berbagai macam rempah yang diseduh air panas. Syifaul Muttaqin mengajak pesantren membuat wedang uwuh instan dalam bentuk serbuk. Uniknya melibatkan wali santri.

 

NURKOZIM, Radar Bojonegoro

 

SYIFAUL Muttaqin sedang duduk santai di teras rumahnya. Di depannya terhidang minuman hangat berwarna merah. Pelan-pelan menyeruput minuman itu dengan seksama. ‘’Ini wedang uwuh instan buatan kami,’’ ujar Iful, sapaanya.

 

Iful salah satu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Ulum Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro Kota. Rumahnya satu kompleks dengan pesantren. Wedang uwuh instan itu salah satu produk pesantren tersebut. Minuman dari bahan rempah-rempah ini pun sudah dipasarkan di berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim).

 

Sambil menikmati wedang uwuh, Iful menceritakan perjalanannya mengembangkan wedang uwuh. Semua itu berawal dari keprihatinannya akan keuangan pesantren. Setiap tahun pesantren membutuhkan biaya cukup besar. Apalagi saat akan menyelenggarakan kegiatan besar.

 

‘’Saya berpikir bagaimana caranya agar bisa membuat produk wirausaha,’’ kenangnya.

Baca Juga :  Kelenteng Bojonegoro Lakukan Persiapan Sambut Imlek

 

Berbagai ide bermunculan. Iful merapatkan dengan para ustad di pesantren. Masih belum yakin. Selanjutnya melakukan ziarah dan menemukan kemantapan ide-ide baru. ‘’Pulang dari ziarah itu saya dapat gagasan. Yakni, membuat wedang uwuh,’’ ujar pemuda 30 tahun itu.

 

Namun, wedang uwuh ia bayangkan tidak seperti biasa dijual. Yang berubah bahan-bahan rimpang kering atau akar-akar pohon. Itu terlalu rumit dan tidak praktis. Tidak bisa menjadi produk digemari anak muda suka praktis. Gagasan baru pun muncul. Yakni, membuat wedang uwuh instan dalam bentuk serbuk. Ide itu disambut warga pesantren. Mulailah membuat wedang uwuh instan.

 

‘’Saya cari-cari cara. Akhirnya bisa membuat,’’ jelas pria juga guru SMKN 5 Bojonegoro itu.

 

Pertama, bahan wedang uwuh direbus diambil sarinya. Setelah itu sarinya disangrai sampai menjadi serbuk. Proses terakhir diayak atau disaring agar benar-benar menjadi serbuk halus. Awalnya proses itu secara manual. Kini menggunakan mesin.

Baca Juga :  Merasa Lebih Sulit Lukis Huruf Dibandingkan Gambar

 

Pembuatan serbuk wedang uwuh instan tidak dengan menggiling semua bahannya. Proses penggilingan bahan justru tidak menjadi instan. Akan ada ampasnya saat diseduh. Terlihat tidak praktis.

Wedang uwuh minuman sehat, masuk kategori jamu. Seperti jahe merah, kayu secang, daun salam, cengkih, dan daun karet kebo merah. Bahan terakhir ini hasil tambahan. ‘’Daun itu fungsinya mengobati stroke,’’ jelasnya.

 

Bahan-bahan itu semuanya diperoleh dari wali santri. Pesantren membelinya dengan harga wajar. Iful mengajak wali santri menanam bahan-bahan itu. ‘’Insyallah kalau bahan tidak kesulitan. Wali santri sudah bisa memenuhi. Itu bagian dari pemberdayaan wali santri,’’ jelasnya.

 

Wali santri juga dilibatkan pemasaran wedang uwug. Selain dibeli wali santri, juga banyak membuka agen. Keterpaduan ponpes dengan wali santri ini membuat wedang uwuh menjadi kuat. Seperti maknanya, wedang uwuh ini jamu menguatkan ketahanan tubuh. (*/rij)

Wedang uwuh terbuat dari berbagai macam rempah yang diseduh air panas. Syifaul Muttaqin mengajak pesantren membuat wedang uwuh instan dalam bentuk serbuk. Uniknya melibatkan wali santri.

 

NURKOZIM, Radar Bojonegoro

 

SYIFAUL Muttaqin sedang duduk santai di teras rumahnya. Di depannya terhidang minuman hangat berwarna merah. Pelan-pelan menyeruput minuman itu dengan seksama. ‘’Ini wedang uwuh instan buatan kami,’’ ujar Iful, sapaanya.

 

Iful salah satu pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Ulum Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro Kota. Rumahnya satu kompleks dengan pesantren. Wedang uwuh instan itu salah satu produk pesantren tersebut. Minuman dari bahan rempah-rempah ini pun sudah dipasarkan di berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim).

 

Sambil menikmati wedang uwuh, Iful menceritakan perjalanannya mengembangkan wedang uwuh. Semua itu berawal dari keprihatinannya akan keuangan pesantren. Setiap tahun pesantren membutuhkan biaya cukup besar. Apalagi saat akan menyelenggarakan kegiatan besar.

 

‘’Saya berpikir bagaimana caranya agar bisa membuat produk wirausaha,’’ kenangnya.

Baca Juga :  Merasa Lebih Sulit Lukis Huruf Dibandingkan Gambar

 

Berbagai ide bermunculan. Iful merapatkan dengan para ustad di pesantren. Masih belum yakin. Selanjutnya melakukan ziarah dan menemukan kemantapan ide-ide baru. ‘’Pulang dari ziarah itu saya dapat gagasan. Yakni, membuat wedang uwuh,’’ ujar pemuda 30 tahun itu.

 

Namun, wedang uwuh ia bayangkan tidak seperti biasa dijual. Yang berubah bahan-bahan rimpang kering atau akar-akar pohon. Itu terlalu rumit dan tidak praktis. Tidak bisa menjadi produk digemari anak muda suka praktis. Gagasan baru pun muncul. Yakni, membuat wedang uwuh instan dalam bentuk serbuk. Ide itu disambut warga pesantren. Mulailah membuat wedang uwuh instan.

 

‘’Saya cari-cari cara. Akhirnya bisa membuat,’’ jelas pria juga guru SMKN 5 Bojonegoro itu.

 

Pertama, bahan wedang uwuh direbus diambil sarinya. Setelah itu sarinya disangrai sampai menjadi serbuk. Proses terakhir diayak atau disaring agar benar-benar menjadi serbuk halus. Awalnya proses itu secara manual. Kini menggunakan mesin.

Baca Juga :  Paling Susah Melukis di Tempat Tinggi

 

Pembuatan serbuk wedang uwuh instan tidak dengan menggiling semua bahannya. Proses penggilingan bahan justru tidak menjadi instan. Akan ada ampasnya saat diseduh. Terlihat tidak praktis.

Wedang uwuh minuman sehat, masuk kategori jamu. Seperti jahe merah, kayu secang, daun salam, cengkih, dan daun karet kebo merah. Bahan terakhir ini hasil tambahan. ‘’Daun itu fungsinya mengobati stroke,’’ jelasnya.

 

Bahan-bahan itu semuanya diperoleh dari wali santri. Pesantren membelinya dengan harga wajar. Iful mengajak wali santri menanam bahan-bahan itu. ‘’Insyallah kalau bahan tidak kesulitan. Wali santri sudah bisa memenuhi. Itu bagian dari pemberdayaan wali santri,’’ jelasnya.

 

Wali santri juga dilibatkan pemasaran wedang uwug. Selain dibeli wali santri, juga banyak membuka agen. Keterpaduan ponpes dengan wali santri ini membuat wedang uwuh menjadi kuat. Seperti maknanya, wedang uwuh ini jamu menguatkan ketahanan tubuh. (*/rij)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/