Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kursi Dirut BPR Bojonegoro Masih Kosong

M
Penulis: M. Nurkhozim❯
MEGAH: Gedung BPR Bojonegoro di Jalan Veteran yang baru ditempati pada 2025 lalu. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)
MEGAH: Gedung BPR Bojonegoro di Jalan Veteran yang baru ditempati pada 2025 lalu. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

 

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Kursi direktur utama (dirut) PT BPR Bank Daerah Bojonegoro (Perseroda) hingga kini masih kosong. Proses seleksi calon pimpinan bank milik pemerintah daerah (pemkab) tersebut belum rampung. Sebanyak empat orang telah mendaftar untuk mengikuti seleksi calon dirut.

Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Bojonegoro Yudhistira Nugraha mengatakan, jumlah pendaftar tersebut telah memenuhi persyaratan minimal seleksi.

Advertisement

‘’Minimal harus tiga orang. Jumlah itu sudah memenuhi kuota,’’ ungkapnya.

Selanjutnya, hasil seleksi panitia seleksi (pansel) akan diserahkan kepada bupati. Nama-nama kandidat yang lolos kemudian diteruskan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjalani tahapan penilaian dan pengujian lebih lanjut.

Menurut Yudhistira, penentuan direktur utama BPR berbeda dengan pengisian jabatan direksi pada badan usaha milik daerah (BUMD) lainnya. Sebab, sektor perbankan memiliki ketentuan khusus yang mengharuskan setiap calon pengurus mendapatkan persetujuan OJK.

Advertisement

‘’Kewenangan penuh ada di OJK. OJK juga bisa membatalkan semua nama-nama yang dikirim,’’ jelasnya.

Karena itu, pemkab belum bisa memastikan kapan jabatan dirut BPR bakal terisi. Waktu pengisian jabatan tersebut bergantung pada proses penilaian OJK. Apabila tidak ada satu pun kandidat yang dinyatakan memenuhi persyaratan, pansel harus membuka seleksi ulang.

Diketahui, jabatan dirut PT BPR Bank Daerah Bojonegoro kosong sejak Juli lalu. Untuk sementara, posisi tersebut dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt) Moch Arief yang sebelumnya menjabat sebagai direktur di BPR tersebut.

Sementara itu, posisi dirut sebelumnya dijabat Sutarmini sejak 2017. Masa jabatannya berakhir setelah memasuki masa pensiun. Pemkab kemudian membentuk pansel untuk menjaring calon pengganti dan mengisi jabatan pimpinan tertinggi di perusahaan daerah tersebut. (zim)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jalan Diperkuat, Akses Pendidikan Jadi Perhatian

Jalan Diperkuat, Akses Pendidikan Jadi Perhatian

Medhayoh kali ini mengangkat tema peningkatan infrastruktur jalan, penguatan akses, serta kualitas pendidikan untuk mendukung pembangunan daerah. Pembangunan tidak hanya dimaknai melalui pembangunan fisik.

Arumi Bachsin Buka Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Arumi Bachsin Buka Bojonegoro Wastra Batik Festival 2026

Dalam sambutannya, Arumi mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang terus melestarikan budaya melalui penyelenggaraan festival batik. Menurutnya, batik bukan sekadar kain tradisional, melainkan identitas

Bupati Bojonegoro Medhayoh di Gayam, Tinjau Pertanian hingga Program Gayatri

Bupati Bojonegoro Medhayoh di Gayam, Tinjau Pertanian hingga Program Gayatri

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono meninjau sektor pertanian sekaligus menyapa warga penerima manfaat Program Gayatri (Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer