Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Proyek Geothermal Bojonegoro, Manfaat Energi Panas Bumi dan Risiko Kerusakan Lingkungan

Farhan Reza Ardiansyah
Ilustrasi Proywk Gheotermal (AI)
Ilustrasi Proywk Geotermal (AI)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Rencana survei potensi energi panas bumi atau Geothermal di kawasan Gunung Pandan, Kabupaten Bojonegoro, menjadi perhatian masyarakat. Wacana pengembangan energi terbarukan tersebut memunculkan kekhawatiran, terutama mengenai dampaknya terhadap kelestarian hutan, sumber mata air, dan kehidupan masyarakat yang berada di sekitar kawasan tersebut.

Sebagian warga menilai Gunung Pandan memiliki fungsi ekologis penting yang harus dijaga. Terlebih, kawasan tersebut berkaitan dengan sumber mata air yang dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan mendukung aktivitas pertanian.

Di sisi lain, pemerintah melihat panas bumi sebagai salah satu sumber energi alternatif yang berpotensi mendukung kebutuhan listrik nasional. Lantas, apa sebenarnya proyek Geothermal , bagaimana cara kerjanya, dan mengapa pengembangannya bisa menimbulkan persoalan lingkungan?

Advertisement

Apa Itu Geotermal?

Geothermal merupakan energi panas yang berasal dari dalam bumi. Panas tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, salah satunya menghasilkan listrik melalui pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP).

Advertisement

Secara sederhana, panas dari dalam bumi memanaskan air yang berada di reservoir bawah permukaan hingga menghasilkan fluida panas atau uap. Fluida tersebut kemudian dialirkan melalui sumur produksi untuk menggerakkan turbin yang terhubung dengan generator listrik.

Setelah digunakan, fluida panas bumi umumnya dikembalikan ke dalam tanah melalui sumur injeksi. Proses ini bertujuan menjaga tekanan reservoir sekaligus mengelola fluida agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Berbeda dengan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara atau minyak, Geothermal memanfaatkan panas alami bumi. Sumber energi ini juga dapat menghasilkan listrik secara stabil karena tidak bergantung langsung pada sinar matahari maupun kecepatan angin.

Itulah sebabnya panas bumi masuk dalam kategori energi terbarukan yang dikembangkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Apa Manfaat Proyek Geothermal ?

Pengembangan Geothermal memiliki sejumlah manfaat yang menjadi alasan pemerintah mendorong pemanfaatannya sebagai sumber energi alternatif.

1. Menghasilkan energi listrik terbarukan

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Risiko Lingkungan di 5 Negara yang Sudah Menggunakan Geothermal: dari Sungai Tercemar hingga Geyser

Risiko Lingkungan di 5 Negara yang Sudah Menggunakan Geothermal: dari Sungai Tercemar hingga Geyser

Sejumlah negara yang telah puluhan tahun memanfaatkan panas bumi justru memiliki catatan persoalan ekologis yang patut menjadi perhatian. Mulai dari hilangnya sumber air panas alami, penurunan permukaan tanah, emisi gas berbahaya.

Warga Krondonan Gondang Tolak Survei Proyek Geothermal, Ancam Lakukan Pengusiran

Warga Krondonan Gondang Tolak Survei Proyek Geothermal, Ancam Lakukan Pengusiran

Mereka menolak rencana survei potensi geothermal atau panas bumi Gunung Pandan yang dijadikan acuan pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTPB) yang mengancam sumber mata air masyarakat. 

Warga Soroti Kelestarian Hutan! Gunung Pandan Terancam Eksploitasi

Warga Soroti Kelestarian Hutan! Gunung Pandan Terancam Eksploitasi

Rencana pengembangan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Gunung Pandan menjadi perbincangan masyarakat. Sejumlah warga menyuarakan penolakan karena khawatir aktivitas pengembangan panas bumi atau geothermal berdampak terhadap kelestarian hutan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer