Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Kekerasan Anak di Bojonegoro Masih Bermunculan

Y
PEMAPARAN: Pemkab Bojonegoro saat memaparkan hasil verifikasi kabupate layak anak. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)
PEMAPARAN: Pemkab Bojonegoro saat memaparkan hasil verifikasi kabupate layak anak. (YANA DWI KURNIYA WATI/RADAR BOJONEGORO)

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Kasus kekerasan terhadap anak masih menjadi pekerjaan rumah di Bojonegoro. Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) mencatat puluhan kasus dalam empat tahun terakhir.

Pada 2023 tercatat 19 kasus kekerasan terhadap anak. Jumlah tersebut turun menjadi 16 kasus pada 2024. Namun, kasus kembali meningkat pada 2025 menjadi 24 kasus.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga Juli 2026, tercatat 18 kasus kekerasan terhadap anak.

Advertisement

Data tersebut menjadi perhatian Pemkab Bojonegoro, terlebih daerah ini tengah berupaya meningkatkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA).

"Perlindungan anak di Bojonegoro menjadi tanggung jawab bersama. Bukan satu OPD saja," tegas Asisten Daerah III Sekretariat Daerah (Setda) Bojonegoro Machmuddin, Rabu (26/8).

Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum tersebut menekankan, upaya lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melindungi anak dan memenuhi hak anak tidak boleh sebatas pencapaian administratif.

Menurut dia, perlindungan dan pemenuhan hak anak harus benar-benar dirasakan di lapangan.

"Yang terpenting adalah menghadirkan perlindungan dan pemenuhan hak anak secara nyata di lapangan," tandasnya dalam rapat Penguatan dan Persiapan Verifikasi Lapangan Penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) Bojonegoro di Ruang Angling Dharma.

Sementara itu, Kepala DP3AKB Bojonegoro Achmad Hernowo mengatakan, saat ini Bojonegoro menyandang predikat KLA kategori Madya. Tahun ini, Pemkab menargetkan predikat tersebut meningkat menjadi kategori Nindya.

Untuk mengejar target tersebut, Bojonegoro akan menjalani verifikasi lapangan oleh tim verifikator KLA dalam waktu dekat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Tertinggi di Kecamatan Bojonegoro Kota

Kasus Kekerasan Anak Meningkat, Tertinggi di Kecamatan Bojonegoro Kota

Angka kekerasan terhadap anak menunjukkan peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini tak lepas dari meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mencari bantuan dan melapor.

Geopark Bojonegoro Berstatus UNESCO Global Geopark

Geopark Bojonegoro Berstatus UNESCO Global Geopark

Hasil Sidang Council UNESCO Global Geopark (UGGp) ke-11 di Kantor UNESCO, Paris, Prancis, Senin (2/11). Geopark Bojonegoro resmi mendapat pengakuan internasional.

Popda dan Peparpeda Jatim berlangsung hingga 11 November,  345 Kontingen Bojonegoro Bidik 10 Besar

Popda dan Peparpeda Jatim berlangsung hingga 11 November, 345 Kontingen Bojonegoro Bidik 10 Besar

Sebanyak 345 kontingen Kabupaten Bojonegoro diberangkatkan untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XV dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) III Jawa Timur 2026, Selasa (27/10).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer