Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

388 KPM di Bojonegoro Belum Terima Domba Kesejahteraan

M
Penulis: M. Irvan Romadhon❯
Salah satu penerima bantuan Domba Kesejahteraan menuntun domba pemberian Pemkab Bojonegoro. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)
Salah satu penerima bantuan Domba Kesejahteraan menuntun domba pemberian Pemkab Bojonegoro. (YUAN EDO/RADAR BOJONEGORO)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Di pengujung tahun ini, penyaluran program domba kesejahteraan belum selesai hingga kemarin (1/12).


Advertisement

Tercatat 388 keluarga penerima manfaat (KPM) dari total 1.200 KPM yang belum menerima domba kesejahteraan yang tersebar di tujuh Kecamatan.

Terdiri atas Kecamatan Sukosewu, Sugihwaras, Baureno, Kepohbaru, Dander, Kanor, dan Sumberrejo.

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Bojonegoro menargetkan penyaluran domba kesejahteraan selesai minggu ini.

Advertisement

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan (Keswan) Disnakkan Bojonegoro Lutfi Nurrahman mengatakan program domba kesejahteraan hingga saat ini sudah tersalur ke 812 KPM.

Sehingga, masih kurang 388 KPM dari total 1.200 KPM. ‘’Target kami minggu pertama Desember ini selesai,” ungkapnya.

Dalam program yang dianggarkan Rp 6 miliar tersebut, setiap KPM mendapat dua domba, terdiri dari jantan dan betina. Sehingga, masih ada 776 domba yang akan disalurkan ke KPM.

Advertisement

Lutfi mengaku, sebelum menerima domba, KPM mengikuti bimbingan teknis (bimtek) lmu dasar pemeliharaan domba.

Sehingga, penerima program memiliki pengetahuan dan wawasan cara memelihara domba. Termasuk kesehatan domba.

‘’Dibekali dengan ilmu dasar pemerliharaan domba, baru diberikan domba,” ujarnya. Menurut Lutfi, tujuan program domba kesejahteraan untuk meningkatkan pendapatan KPM.

Sehingga, menjadi salah satu sumber ekonomi yang stabil dan berkelanjutan. Lalu mendorong kemandirian usaha peternak, melalui peningkatan keterampilan, pemahaman manajemen pemeliharaan, serta pengelolaan usaha yang lebih profesional.

Selain itu, mewujudkan kelompok peternak yang solid dan produktif. Sehingga mampu bekerja sama, berbagi pengalaman, serta memperkuat jejaring pemasaran ternak.

Hingga meningkatkan populasi dan produktivitas ternak domba di Bojonegoro. Dengan begitu, mampu memenuhi kebutuhan pasar lokal dan membuka peluang pasar lebih luas.

‘’Bahka, mmengurangi angka kemiskinan secara terukur. Terutama begai keluarga sasaran yang menjadikan ternak domba sebagai sumber pendapatan tambahan maupun utama,” klaimnya. (irv/msu)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Angka Kemiskinan Bojonegoro Turun 0,8 Persen

Angka Kemiskinan Bojonegoro Turun 0,8 Persen

Angka kemiskinan Bojonegoro tahun ini disebut mengalami penurunan hingga 0,80 persen. Tertinggi selama sepuluh tahun terakhir. 

Pemkab Blora Targetkan Kemiskinan Turun 0,11 Persen

Pemkab Blora Targetkan Kemiskinan Turun 0,11 Persen

Wakil Bupati Blora Sri Setyorini meminta camat, kepala desa, lurah hingga perangkat wilayah turun langsung menemui warga miskin. Pendataan tidak boleh berhenti di atas kertas. Kondisi riil masyarakat harus menjadi dasar menentukan bantuan

Dosen Unigoro Paparkan Riset Kemiskinan dan Ketahanan Pangan ke Konferensi Internasional

Dosen Unigoro Paparkan Riset Kemiskinan dan Ketahanan Pangan ke Konferensi Internasional

Konferensi internasional yang mengusung tema Innovation-driven Business, Accounting & Finance amid Uncertainty ruang bagi akademisi Unigoro untuk mempresentasikan riset tentang kemiskinan dan ketahanan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer