Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kupatan Sambut Malam Nisfu Sya’ban

M
Penulis: M. Yusuf Purwanto❯
TRADISI SAMBUT RAMADAN: Penjualan janur dan ketupat setengah jadi ramai di pasaran Kota Bojonegoro (16/3) untuk tradisi ketupatan menyambut bulan suci ramadan. (M.NURCHOLIS/RDR.BJN)
TRADISI SAMBUT RAMADAN: Penjualan janur dan ketupat setengah jadi ramai di pasaran Kota Bojonegoro (16/3) untuk tradisi ketupatan menyambut bulan suci ramadan. (M.NURCHOLIS/RDR.BJN)
BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Dua minggu menjelang puasa Ramadan, atau tepatnya malam Nisfu Sya’ban identik dengan ketupat. Sehingga beberapa hari ini mulai banyak penjual janur hingga ketupat sudah jadi.

 

Tradisi ketupat malam Nisfu Sya’ban menjadi simbol ungkapan maaf masyarakat kepada Sang Pencipta maupun sesama. Sekaligus tradisi agar bisa menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan khusyuk.

 

Suyanto budayawan Bojonegoro mengatakan, ketupat atau dalam Bahasa Jawa kupat berarti ngaku lepat atau mengakui kesalahan. Sehingga ketupat menjelang bulan Ramadan merupakan simbol ungkapan maaf. Serta agar mampu menjalankan ibadah puasa maupun lainnya dengan khusyuk.

 

“Biasanya ketupat ada di dua minggu sebelum bulan puasa,” ungkapnya kemarin (16/3).

 

Yanto sapaanya menjelaskan, tradisi ketupat hanya ada di masyarakat Jawa, keturunan Jawa, maupun dearah dengan pengaruh Jawa. Sedangkan, di wilayah lain tidak semua ada. “Masyarakat Jawa suka menyibolkan sesuatu dengan bentuk,” jelasnya.

 

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bojonegoro KH. Alamul Huda meminta masyarakat menyambut Ramadan dengan penuh gembira. Hendaknya menjauhi maksiat. ‘’Mari bulan Ramadan diisi amal-amal saleh,’’ ujarnya. (irv/rij)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Mitos Kutukan Pendopo Bojonegoro: Tragedi 5 Bupati yang Korupsi Hingga Ditangkap Kempeitai Jepang

Mitos Kutukan Pendopo Bojonegoro: Tragedi 5 Bupati yang Korupsi Hingga Ditangkap Kempeitai Jepang

Benarkah ada kutukan mematikan bagi para Bupati Bojonegoro? Mengulik arsip kolonial Belanda, temukan kisah tragis 5 bupati dari penjara, ditangkap Kempeitai Jepang, hingga diculik pemuda.

Terdampak Efisiensi, Proyek Bendungan Cabean Mundur Dua Tahun

Terdampak Efisiensi, Proyek Bendungan Cabean Mundur Dua Tahun

Pembangunan Bendungan Cabean di Kabupaten Blora diproyeksikan rampung pada 2028, mundur dari target awal Desember 2026. Penyesuaian jadwal tersebut dipicu efisiensi anggaran yang berdampak pada alokasi pembiayaan proyek.

Final Sepak Bola Amal 1939: R.E.N.S Bojonegoro vs Voetbalbond Blora Berakhir Protes Drama Offside

Final Sepak Bola Amal 1939: R.E.N.S Bojonegoro vs Voetbalbond Blora Berakhir Protes Drama Offside

Mengintip sejarah laga sepak bola amal 1939 di Bojonegoro lewat arsip De Locomotief di Delpher.nl. Putri Bupati lakukan kick-off, diwarnai protes gol offside dan penggalangan dana Panti Sukorejo.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer