Kistoyo tampak beristirahat usai merapikan tempat panggangan. “Saat ini penjualan masih standar tidak banyak juga tidak sedikit, setiap hari pasti ada pembeli,” katanya ditemui Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Usaha ikan asap saat ini termasuk jarang. Kistoyo mengungkapkan sebelumnya banyak yang jualan ikan asap di sepanjang Jalan Wonorejo Kecamatan Cepu. Bahkan dahulu pihaknya membuka tiga tempat tersebar di sekitar perkotaan.
“Setelah kami itung tidak mencukupi dengan operasional akhirnya tutup. Kalau di Cepu ya tinggal sini saja,” ujarnya.
Kistoyo mengaku pasokan ikan dijualnya lebih memilih dari Kabupaten Lamongan. Menurutnya kualitas daging lebih bagus dibanding ikan laut sekitaran Rembang. Untuk menjaga kualitas dan ukuran ikan pihaknya mengambil langsung dari lokasi pelelangan.
Ikan-ikan dijual meliputi jenis tuna, cakalang, makarel, togek dan ikan pe. Kistoyo mengaku ikan tuna lebih diminati, dagingnya lebih banyak dan empuk. Proses pengasapan membutuhkan waktu dua jam secara merata di atas panggangan. (luk/rij) Editor : M. Yusuf Purwanto