Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kredit Macet BPR Blora Artha Sekitar Rp 20 Miliar, Termasuk Dari Luar Blora

Y
Penulis: Yuan Edo Ramadhana❯
Ilustrasi Problem BPR Blora Artha (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)
Ilustrasi Problem BPR Blora Artha (AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO)

 


Advertisement

KREDIT macet sekitar Rp 20 miliar di Perumda BPR Bank Blora Artha. Pimpinan perusahaan pelat merah tersebut tengah mengambil langkah persuasif kepada debitur. Jika tidak kooperatif, maka perusahaan bakal menempuh jalur hukum.

Direktur Utama Perumda BPR Bank Blora Artha Arief Syamsuhuda tidak menampik bila banyak kredit macet di tubuh perusahaan, sekitar Rp 20 Miliar. Debitur macet tidak hanya ada di nasabah Blora saja, juga terdeteksi di luar Blora.

’’Saat ini, kami masih berusaha agar perfoma perusahaan yang dipimpinnya tersebut menjadi lebih baik,” ungkapnya kemarin (21/6). Ia memaparkan, selain dari debitur pihak umum, kredit macet juga disumbang dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Blora Wira Usaha (BWU) senilai Rp 1,09 Miliar.

Advertisement

Namun, untuk BWU sudah ada aset perusahaan dan aset pribadi yang digunakan jaminan. Karena pucuk pimpinan BWU sebelumnya dinilai yang bertanggung jawab atas kredit macet. ’’Yang digunakan jaminan aset milik Mantan Direktur Umum BWU,” katanya.

Arief menambahkan, pihaknya juga sudah melakukan berbagai langkah. Mulai dari langkah dengan mengedepankan persuasi, kemudian litigasi, dan nonlitigasi. Menurutnya, apabila yang bermasalah tidak kooperatif, maka pihaknya berjanji akan melakukan langkah tegas.

Bisa melalui kejaksaan, gugatan sederhana dan somasi dari lawyer. ’’Kalau sudah mentok, ya kami lakukan penjualan agunan,” tambahnya. Tak hanya itu, pihaknya juga sudah berusaha untuk menagih dengan menggandeng pengacara dari Semarang.

Advertisement

Juga sudah diberikan somasi beberapa kali. Namun, belum membuahkan hasil. Pihaknya yakin, dengan dukungan semua pihak, perusahan pelat merah tersebut akan lebih baik dari sebelumnya.

Ketua Dewas Perumda BPR Bank Blora Artha Slamet Pamuji masih optimistis bisa bangkit dari permasalahan yang sedang melanda. Ia juga membenarkan, bahwa kredit macet ada yang di Blora dan ada yang di luar Blora.

Menurutnya, langkah yang ditempuh direktur utama BPR Bora Artha tidak mudah. ’’Kalau ada kredit macet ya tagih. Kalau ditagih tidak bisa, agunannya dijual, dilelang. Tapi, memang perlu upaya-upaya yang tidak mudah,” tegasnya.

Wakil Ketua DPRD Blora Siswanto menegaskan, dalam waktu dekat merencanakan pemanggilan Komisaris dan Direksi Perumda BPR Bank Blora Artha pekan depan. Salah satu sebab adalah adanya kredit macet yang mencapai puluhan miliar.

’’Karena tujuan penyertaan modal ke BUMD atau Perumda adalah keuntungan. Kalau banyak kredit macet, apakah karena sistem atau personal? Perlu kita cek,” terangnya. Politikus Partai Golkar itu menambahkan, nanti akan dilakukan rapat dengar pendapat dengan komisi yang membidangi.

Tujuannya, agar BPR Bank Blora Artha bisa sehat. ’’Cuan dan menghasilkan PAD (pendapatan asli daerah) meningkat setiap tahun,” katanya. (luk/bgs)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri Raih Radar Bojonegoro Awards 2026, Perkuat Hilirisasi Pangan Lokal

Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri Raih Radar Bojonegoro Awards 2026, Perkuat Hilirisasi Pangan Lokal

Sebuah pencapaian membanggakan diraih Perumda Bojonegoro Pangan Mandiri setelah berhasil memperoleh penghargaan dalam ajang Radar Bojonegoro Awards 2026 pada kategori The Inspiring Food Security Pioneers.

Perumda Air Minum Tirta Buana Berkomitmen Hadirkan Layanan Air Bersih bagi Masyarakat Bojonegoro

Perumda Air Minum Tirta Buana Berkomitmen Hadirkan Layanan Air Bersih bagi Masyarakat Bojonegoro

 Perumda Air Minum Tirta Buana Bojonegoro menorehkan prestasi membanggakan setelah meraih penghargaan dalam ajang Radar Bojonegoro Awards 2026 pada kategori The Inspiring Entrepreneurs and Corporations.

Kawal Ekonomi dan Pangan Blora, Lanova Chandra Dorong Pembangunan Daerah Dari Berbagai Sektor

Kawal Ekonomi dan Pangan Blora, Lanova Chandra Dorong Pembangunan Daerah Dari Berbagai Sektor

Wakil Ketua DPRD Blora dari Fraksi Gerindra, Lanova Chandra Tirtaka, mendorong penguatan sektor ekonomi produktif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer