Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Warga Blora Sambat Penataan Infatruktur Alun-Alun

Hakam Alghivari
Penulis: Hakam Alghivari❯
BUTUH PENATAAN: Kondisi Alun-Alun Blora tampak butuh penataan. Juga perlu perbaikan, sehingga alun-alun bisa jadi ikon Blora.  (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)
BUTUH PENATAAN: Kondisi Alun-Alun Blora tampak butuh penataan. Juga perlu perbaikan, sehingga alun-alun bisa jadi ikon Blora. (RAHUL OSCARRA DUTA/RADAR BOJONEGORO)

BLORA, Radar Bojonegoro - Belum tersentuhnya Alun-Alun Kabupaten Blora membuat warga kerap sambat. Karena, seharusnya alun-alun bisa menjadi ikon Blora. Fakhrian seorang warga Blora sedang berkunjung di alun-alun menyebut, terkait alun-alun memang kurang ditata.


Advertisement

Terkesan semrawut.  ’’Ini kan pusat kota. Intinya, Kota Blora di Alun-alun. Jadi, kami harap dibuat lebih bagus. Sehingga, bisa jadi ikon Blora,” tambahnya.

Ia pun mencontohkan beberapa alun-alun di kabupaten-kabupaten lain jauh lebih bagus dari Blora. Sehingga, ia berharap Blora juga ada perbaikan. ’’Selain kurang estetik. Kebersihannya juga kurang di sini,” tuturnya.

Perihal penataan alun-alun belum tersentuh, Bupati Blora Arief Rohman mengakui, dalam tiga tahun kepemimpinannya ini pihaknya masih fokus pada pembangunan infrastruktur.

Advertisement

Terutama jalan, sehingga anggaran terforsir di sektor infrastruktur. Menurutnya, meski tiga tahun fokus ke pembangunan infrastruktur, jalan yang terbangun baru sampai 64 persen. Padahal anggaran yang digelontorkan mencapai hampir Rp 1 triliun.

’’Kami masih fokus infrastruktur. Butuh anggaran sampai Rp 2 triliun untuk menyelesaikan jalan di Blora. Memang banyak masukan soal alun-alun. Mohon maaf, karena kami belum bisa menyentuh. Sehingga, kurang penataan,” katanya.

Namun, ke depan pihaknya akan memberikan perhatian untuk penataan alun-alun. Dalam waktu dekat, akan dirapatkan mengenai penataan di alun-alun. ’’Nanti kita akan coba memikirkan penataan alun-alun. Bisa lewat APBD atau pihak ketiga. Akan kami rapatkan soal alun-alun. Kami juga ada masukan soal pembangunan masjid,” imbuhnya. (hul/bgs)

Advertisement

 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Penerima Bansos Ditangguhkan Terbanyak di Randublatung

Penerima Bansos Ditangguhkan Terbanyak di Randublatung

Kecamatan Randublatung mencatat 803 jumlah penerima bantuan sosial (bansos) yang terdampak penangguhan karena terindikasi transaksi judi online (judol).

2.788 Warga Bojonegoro Stres, 270 ODGJ Sembuh, Dinkes Siapkan Rumah Sakit Khusus di Kalitidu

2.788 Warga Bojonegoro Stres, 270 ODGJ Sembuh, Dinkes Siapkan Rumah Sakit Khusus di Kalitidu

Kepala Dinkes Bojonegoro Ninik Susmiati memaparkan, terdata sebanyak 2.788 ODGJ. 18 jiwa di antaranya dipasung, beragam upaya dalam telah dilakukan untuk menyembuhkan dan merehabilitasi ribuan ODGJ tersebut.

Tiga Warga Ditetapkan Tersangka, Kapolres Blora: "Kami Akan Usut Tuntas"

Tiga Warga Ditetapkan Tersangka, Kapolres Blora: "Kami Akan Usut Tuntas"

Kericuhan saat karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen, berujung pengeroyokan terhadap dua anggota polisi. Tiga warga akhirnya ditetapkan ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer