Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Tutup Tahun, Retribusi Parkir Blora Baru 83 Persen

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
GRAFIS: AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGORO
GRAFIS: AINUR OCHIEM/RADAR BOJONEGOR

Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Target pendapatan retribusi parkir tepi jalan umum Kabupaten Blora sebesar Rp 1,2 miliar, belum sepenuhnya tercapai. Hingga awal November 2026, setoran yang terkumpul baru Rp 1,03 miliar. Artinya, pemerintah daerah masih harus mengejar sekitar Rp 186,6 juta, agar target penerimaan tahun ini terpenuhi.

Kepala UPTD Parkir Dinas Perumahan, Permukiman, dan Perhubungan (Dinrumkimhub) Blora Adhitya Mukti Sanjaya mengatakan, Kecamatan Blora masih menjadi penyumbang retribusi terbesar. Wilayah perkotaan tersebut memberikan kontribusi lebih tinggi dibandingkan kecamatan lainnya.

Advertisement

‘’Untuk saat ini sudah mencapai Rp 1.033.343.000, sudah 83 persen dari target. Untuk pendapatan terbanyak masih di Kecamatan Blora,’’ ujarnya.

Namun, capaian tersebut tidak lepas dari dinamika aktivitas di sejumlah lokasi parkir. Beberapa titik yang sebelumnya menjadi sumber penerimaan, kini mengalami penurunan volume kendaraan.

Adhitya menyebut, penurunan aktivitas parkir di sejumlah lokasi tersebut masih tergolong wajar. Kondisi keramaian di setiap kawasan memang dapat berubah dan berpengaruh terhadap penerimaan retribusi.

‘’Memang berkurang di Kong Suda, depan Pasar Ngawen, Es Teler dan lainnya, termasuk Blok T dan Geprek Sa'i. Namun, itu sifatnya normatif,’’ jelasnya.

Meski begitu, UPTD Parkir tetap optimistis kekurangan penerimaan tersebut bisa dikejar hingga akhir tahun. Optimalisasi pemungutan di titik-titik parkir yang masih potensial, menjadi salah satu upaya menjaga capaian pendapatan.

Sementara itu, pemungutan retribusi parkir di kawasan pasar masih menyasar tiga lokasi, yakni Pasar Kunduran, Todanan, dan Jati. Penarikan dilakukan pada area parkir tepi jalan umum.

‘’Untuk tahun ini optimistis target terpenuhi. Kalau pasar hanya Kunduran, Todanan, dan Jati di bahu jalan,’’ pungkasnya. (hul/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS di November 2026, Ternyata Ini Dua Alasan Utamanya

Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS di November 2026, Ternyata Ini Dua Alasan Utamanya

Pemerintah menyiapkan rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026 untuk memenuhi kebutuhan aparatur negara. Ada dua alasan utama di balik keputusan tersebut, yakni menggantikan PNS yang memasuki masa pensiun dan memenuhi kebutuhan.

Daftar Stimulus Pemerintah 2026: Bantuan Beras 30 Kg, BSU Rp900 Ribu, hingga Diskon Tiket Nataru

Daftar Stimulus Pemerintah 2026: Bantuan Beras 30 Kg, BSU Rp900 Ribu, hingga Diskon Tiket Nataru

Pemerintah menyiapkan sejumlah stimulus ekonomi pada kuartal IV 2026 untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun. Program tersebut mencakup bantuan pangan berupa beras, Bantuan Subsidi Upah (BSU), hingga diskon tarif transporta

63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Jawa Timur Masuk Tiga Besar

63.789 Pekerja Laporkan Kena PHK hingga September 2026, Jawa Timur Masuk Tiga Besar

Sebanyak 63.789 pekerja melaporkan mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepanjang Januari hingga September 2026. Data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menunjukkan Jawa Timur berada di posisi ketiga provinsi dengan jumlah laporan P

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer