Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pembangunan Jaringan Irigasi Pemkab Blora Diusulkan Rp 7 Miliar

A
Penulis: Achmad Syaeroyzi❯
LEBIH RENDAH: Tahun ini, Pemkab Blora mengusulkan pembangunan jaringan irigasi Rp 7 miliar.
LEBIH RENDAH: Tahun ini, Pemkab Blora mengusulkan pembangunan jaringan irigasi Rp 7 miliar.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Pemkab Blora tak hanya memberikan perhatian terhadap infrastruktur jalan, tapi juga jaringan irigasi yang berperan penting di sektor pertanian.

Di tengah keterbatasan anggaran, Pemkab Blora juga mengusulkan pembangunan tiga jaringan irigasi ke pemerintah pusat. Tahun sebelumnya usulan disetujui tujuh titik dengan nominal sekitar Rp 9 miliar.

Kabid Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Blora Surat mengatakan, tahun ini tetap mengajukan program Instruksi Presiden (Inpres) irigasi, dengan nominal relatif kecil dibandingkan tahun sebelumnya. Pengajuan langsung Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal (Dirjen) SDA.

Advertisement

‘’Tahun ini merencanakan mengusulkan Inpres irigasi. Ada tiga DI (daerah irigasi, red), total anggaran Rp 7 miliar,’’ terangnya

Dari total itu, nantinya disebar ke-tiga kecamatan, yakni DI Musyafa di Kecamatan Kedungtuban, DI Karanggeneng di Kecamatan Kunduran, dan DI Lalungan di Kecamatan Tunjungan.

‘’Panjang (usulan Inpres irigasi, red) sekitar 4 kilometer (km) saluran, sama bangunan-bangunan kontruksi saluran dan bangunan pelengkap irigasi,’’ ujarnya.

Advertisement

Surat memastikan, usulan tersebut tidak hanya terhadap jaringan irigasi primer dan sekunder. Namun nantinya juga berupaya mengusulkan Inpres irigasi tersier, yang akan didorong oleh temen-temen DP4.

‘’Kami di DPUPR bertugas jaringan irigasi primer dan sekunder. Kemudian untuk dokumen DED (detail engineering design, red) tersier akan disediakan dari DP4,’’ sambung Surat.

Lebih lanjut, ia menuturkan, jumlah permohonan Inpres irigasi tahun ini relatif lebih sedikit dibandingkan tahun lalu, yang mencangkup pembangunan tujuh DI yang tersebar di empat kecamatan.

Diantaranya DI Geneng, Watumalang di Kecamatan Jepon. Selanjutnya DI Rondokuning, Kemiri di Kecamatan Kunduran. Lalu DI Tempuran Blora kota, dan terakhir DI Patian, Kecamatan Todanan.

‘’Inpres irigasi Tahun 2025 kemarin kami telah mengajukan Inpres dengan total Rp 9 miliar,’’ pungkasnya. (ozi/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Internet Rakyat Kabupaten Blora Mulai Disiapkan Tinggal Tunggu Perizinan Rampung

Internet Rakyat Kabupaten Blora Mulai Disiapkan Tinggal Tunggu Perizinan Rampung

Akses internet murah melalui program Internet Rakyat (IRA) mulai disiapkan di Kabupaten Blora. Tahap awal pembangunan jaringan tersebut menyasar lima kecamatan.

Pemkab Blora Berharap Kebagian DAK Rp 2,3 Triliun

Pemkab Blora Berharap Kebagian DAK Rp 2,3 Triliun

Pemkab Blora berharap mendapat jatah dana alokasi khusus (DAK) bidang jalan pada Tahun 2027. Harapan itu muncul setelah pemerintah pusat menyiapkan anggaran DAK jalan sebesar Rp 2,3 triliun.

Gedung Baru Kejari Blora Tak Kunjung Ditempati

Gedung Baru Kejari Blora Tak Kunjung Ditempati

Gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) Blora rampung dibangun hampir satu tahun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer