Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sehari Tercatat Seribu Pengunjung di Noyo Gimbal View Blora

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
TERKEREK MOMEN: Wisata Noyo Gimbal ramai saat momen libur sekolah dan Nataru.
TERKEREK MOMEN: Wisata Noyo Gimbal ramai saat momen libur sekolah dan Nataru.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) telah usai. Wisata lokal Blora, Noyo Gimbal yang dikelola BUMDes Desa Bangsri, Kecamatan Jepon, Blora mampu mencatat pengunjung rerata seribu orang per hari saat momen libur akhir tahun lalu.


Advertisement

Pengelola Wisata Noyo Gimbal View Kasidin mengungkapkan, pada libur sekolah dan Nataru kali ini pengunjung lebih tinggi dibandingkan hari biasanya.

Pasalnya tingginya kunjungan wisata juga didukung cuaca yang cerah. "Rata-rata per hari saat ini itu seribu pengunjung. Semoga capaian itu bisa sampai tahun baru," jelasnya.

Ia mengungkapkan, banyak pengunjung dari luar daerah saat libur panjang atau momentum lainnya. Baik pengunjung dari Kabupaten Pati, Rembang, Grobogan, hingga Jawa Timur yang berbatasan dengan Kabupaten Blora.

Advertisement

"Jadi, banyaknya pengunjung itu adanya wisatawan dari luar daerah lalu ditambah wisatawan lokal," katanya.

Kasidin mengatakan, total pengunjung tahun ini relatif berkurang bila dibandingkan total pengunjung tahun 2024 diangka sekitar 500 ribu pengunjung. Sementara tahun ini sekitar 300 ribu pengunjung.

Menurut Kasidin, turunnya jumlah wisatawan dikarenakan beberapa faktor, termasuk musim hujan yang dinilai memengaruhi jumlah pengunjung.

Advertisement

''Kita itu kendalanya itu di cuaca. Kalau cerah Insya Allah banyak pengunjung,'' ucapnya. Pihak pengelola berniat untuk tetap mendongkrak jumlah pengunjung tahunan, dengan melakukan inovasi hingga peremajaan wahana di Wisata Noyo Gimbal.

Sehingga, pengunjung dapat melakukan kunjungan ulang dikemudian hari. "Tantangan sektor wisata itu nyata, khususnya tentang kenyamanan pengunjung. Di sini baru ada 11 wahana permainan. Yang paling disukai kereta sawah," tambahnya.

Ia akui, pihaknya berniat menambah penginapan untuk pengunjung luar daerah yang berniat bermalam di Noyo Gimbal.

Namun saat ini masih terkendala biaya yang mahal untuk pembangunan penginapan tersebut. "Saat ini ada 1 kamar untuk bermalam pengunjung. Kalau cuma 1 memang kurang, idealnya ada 4 sampai 5 kamar, agar bila ada pengunjung yang berniat menginap tetap ada kamar yang kosong," katanya.

Sebelumnya, Kades Bangsri Laga Kusuma menuturkan, pihaknya akan terus berinovasi agar wisatawan tak bosan.

Dengan cara menambah wahana-wahana yang ada di dalam tempat wisata. ‘’Terbaru ini, kami bikin layout sirkuit wahana di dalam sini. Ini sedang pengerjaan. Pilot project kami ke depan masih banyak. Tujuannya, agar membawa desa wisata Bangsri berkembang," jelasnya. (hul/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Ternyata Nglirip, Goa Lawa, dan Waduk Pacal Sudah Jadi Surga Wisata Bule Belanda Sejak 1937!

Ternyata Nglirip, Goa Lawa, dan Waduk Pacal Sudah Jadi Surga Wisata Bule Belanda Sejak 1937!

Cari tempat liburan alam antimainstream? Cek arsip kolonial 1937 ini! Ternyata pesona Waduk Pacal, Air Terjun Nglirip, dan Goa Lawa di perbatasan Bojonegoro-Tuban sudah jadi 'surga' wisata sejak zaman Hindia Belanda.

7 Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Menambah Wawasan Anak, Liburan Sambil Belajar

7 Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur yang Bisa Menambah Wawasan Anak, Liburan Sambil Belajar

Jawa Timur memiliki berbagai tempat wisata yang memadukan rekreasi dengan edukasi. Anak bisa belajar mengenal satwa, lingkungan, sejarah, ilmu pengetahuan hingga budaya melalui pengalaman secara langsung.

Kunjungan Wisata Bojonegoro Turun 35 Persen, Disbudpar Sedang Melakukan Pengembangan

Kunjungan Wisata Bojonegoro Turun 35 Persen, Disbudpar Sedang Melakukan Pengembangan

Okupansi wisata mengalami penurunan hingga 35 persen dibanding tahun lalu di periode yang sama.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer