Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DPRD Blora Kecewa Proyek Jalan Jepon - Bogorejo Molor

R
Penulis: Rahul Oscarra Duta❯
BELUM RAMPUNG: Potret proyek ruas Jalan Jepon-Bogorejo yang melebihi tenggat waktu pengerjaan.
BELUM RAMPUNG: Potret proyek ruas Jalan Jepon-Bogorejo yang melebihi tenggat waktu pengerjaan.

 


Advertisement

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Proyek pengerjaan jalan beton dengan panjang sekitar 1 kilometer pada ruas Jepon-Bogorejo molor. Anggota DPRD Blora, Supardi mengungkapkan kekecewaannya.

Proyek yang dikerjakan oleh CV Nara Djaja itu seharusnya selesai dalam 103 hari yang dimulai 4 September dan selesai 15 Desember 2025 sesuai kontrak yang telah disepakati. Namun hingga Rabu (17/12),  rekanan proyek tersebut belum menyelesaikan pembangunan jalan pada ruas tersebut. Bahkan untuk pengecoran jalan belum diselesaikan oleh rekanan proyek.

Pada pantauan lapangan pada proyek senilai Rp 3,17 miliar itu, material padas atau tanah urug masih di atas jalan, sehingga mengakibatkan kemacetan tanpa adanya pengaturan lalu lintas.

Advertisement

Supardi berharap proyek itu segera selesai. Pasalnya sudah melampaui waktu yang telah tertulis di dalam kontrak. "Saya setiap hari melintasi jalan itu. Pernah mandek beberapa hari, tapi dua minggu belakangan dikebut," ujarnya.

Lebih lanjut, ia memberi catatan pada keterlambatan pengerjaan yang seharusnya selesai pada 15 Desember 2025, khususnya pada denda yang diberlakukan.

"Kalau ada denda keterlambatan harus dicermati. Jangan sampai pedel (tanah urug) belum selesai tapi sudah dianggap selesai," katanya.

Advertisement

Dia menambahkan, pada pengerjaan proyek jalan yang berasal dari APBD Kabupaten Blora itu, pihaknya menyayangkan adanya keterlambatan. Pasalnya masyarakat sudah merasa senang terhadap pembangunan jalan Jepon-Bogorejo itu.

"Di sana kan ada dua proyek, yang satu IJD dan yang satu dari APBD. Kalau yang IJD itu terhitung cepat dan kemungkinan bisa selesai akhir Desember," tambahnya. (hul/ind)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Lagi, Launching RSUD Temayang Molor, Pagu Pembangunan Dapur Rp 4,2 M

Lagi, Launching RSUD Temayang Molor, Pagu Pembangunan Dapur Rp 4,2 M

Operasional penuh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Temayang semakin tidak jelas, dari rencana awal Mert, molor, April, kemudian Mei, hingga ditunda lagi hingga batas waktu yang belum ditentukan.

 DPRD Bojonegoro Desak Prioritaskan Warga Lokal, Kades Akui Proses Tak Transparan

DPRD Bojonegoro Desak Prioritaskan Warga Lokal, Kades Akui Proses Tak Transparan

Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro Ahmad Supriyanto mendukung yang dilakukan warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas agar Pertamina EP Sukowati Field komitmen dan memenuhi kesepakatan yang telah dibangun dengan warg

Butuh Solusi Jangka Panjang Bencana Langganan, DPRD Dorong Pembentukan Satgas Kebencanaan

Butuh Solusi Jangka Panjang Bencana Langganan, DPRD Dorong Pembentukan Satgas Kebencanaan

Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro telah memanggil instansi terkait, mulai organisasi perangkat daerah (OPD) dari dinas perumahan, kawasan permukiman, dan cipta karya (PKPCK), badan perencanaan pembangunan daerah (ba

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer