Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

KPU Blora: Pemilih di Blora Berkurang 3.233 Orang Karena TMS

Y
Penulis: Yuan Edo Ramadhana❯
MEMILIH : Suasana coblosan pemilu pada Februari lalu di Kampung Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo. (RAHUL/RADAR BOJONEGORO)
MEMILIH : Suasana coblosan pemilu pada Februari lalu di Kampung Samin Desa Klopoduwur Kecamatan Banjarejo. (RAHUL/RADAR BOJONEGORO)

BLORA, Radar Bojonegoro – Sebanyak 3.233 pemilih pilkada Blora dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Hal itu disebabkan adanya pemilih yang meninggal hingga pindah domisili. Saat ini hanya menyisakan sebanyak 700.813 pemilih. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Blora sudah menetapkan jumlah itu sebagai daftar pemilih sementara (DPS).


Advertisement

Divisi Perencanaan Data dan Informasi Komisioner KPU Blora Heni Rina Minarti menyebut, sebelum menetapkan DPS pihaknya mendapatkan data sinkronisasi dari KPU RI sebanyak 703.846 pemilih. Data tersebut mengalami perubahan menjadi 702.257 pemilih. ‘’Perubahan itu karena ada penelitian ulang kemudian ditetapkan jadi DPS,’’ jelasnya.

Selanjutnya, dari data DPS dilakukan coklit melalui petugas pantarlih. Hasilnya ada perubahan kembali,  yakni ada pengurangan 1.644 pemilih. Sesuai hasil coklit data berubah menjadi 700.813 pemilih. Data itu kemudian ditetapkan jadi DPT.

‘’Data pemilih itu tersebar di 16 kecamatan di 295 desa dan kelurahan di Kabupaten Blora," ucapnya.

Advertisement

Menurutnya. pemilih masuk dalam kriteria TMS karena ada beberapa faktor. Antara lain, meninggal dunia, data ganda, menjadi TNI/Polri, hingga pindah domisili. 

Pemilih baru adalah data warga yang saat penyusunan belum masuk dalam DPS. Namun di rentang waktu sebelum pemilihan usia memenuhi syarat. Adanya perubahan data signifikan karena banyaknya data TMS lebih banyak dari pada pemilih baru. ‘’Sehingga perubahan mencapai angka 3.233 pemilih," jelas perempuan yang akrab disapa Heni itu. (hul/zim)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BojonegoroIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Sebanyak 345 KDKMP di Bojonegoro Belum Beroperasi

Sebanyak 345 KDKMP di Bojonegoro Belum Beroperasi

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Dindagkopum) Bojonegoro Moh. Akhmadi menyebut, 85 koperasi itu merupakan KDKMP yang diresmikan di Nganjuk pada 16 Mei lalu.

Semua Kecamatan di Blora Rata Digilir Padam

Semua Kecamatan di Blora Rata Digilir Padam

Manajer PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Blora Wardoyo memastikan, tak ada wilayah yang luput dari jadwal pemadaman. “Setiap kecamatan pasti kena,” ujarnya.

Bawaslu Blora Imbau Parpol Aktif Perbarui Data Kepemiluan

Bawaslu Blora Imbau Parpol Aktif Perbarui Data Kepemiluan

Bawaslu juga berharap KPU Kabupaten Blora dapat memberikan akses kepada lembaga pengawas pemilu tersebut, dalam proses pemutakhiran data parpol.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer