Minggu, 23 Jan 2022
Radar Bojonegoro
Home / Tuban
icon featured
Tuban

Absen tanpa Keterangan Dianggap Gugur

08 Desember 2021, 13: 08: 56 WIB | editor : Andhika Feriawan

Absen tanpa Keterangan Dianggap Gugur

KONSENTRASI: Pelaksanaan seleksi PPPK tahap kedua yang diselenggarakan mulai kemarin (7/12) di SMAN 2 Tuban. (Yudha Satria Aditama/Jawa Pos Radar Tuban)

Share this      

TUBAN, Radar Tuban – Seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK) guru tahap kedua dimulai Selasa (7/12) kemarin. Seleksi hari pertama tersebut diwarnai dengan absennya empat peserta tanpa keterangan. Sementara satu peserta lain lupa tak membawa kartu tanda ujian. Budi Prasetyo Utomo, penga was utama seleksi PPPK tahap kedua di SMAN 2 Tuban men jelaskan, dari 4 peserta yang absen tersebut terinci 1 peserta yang berhalangan pada sesi pertama dan 3 peserta di sesi kedua. Dia menegaskan, me reka yang tidak hadir tanpa ke terangan otomatis gugur dan tidak bisa mengikuti seleksi susulan. ‘’Seleksi susulan hanya bagi peserta yang absen dengan keterangan jelas,’’ tegasnya men jawab pertanyaan Jawa Pos Radar Tuban. 

Pejabat Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) ini secara khusus menjelaskan, seleksi susulan hanya dikhususkan bagi peserta yang berhalangan hadir dengan alasan yang jelas. Misalnya sakit atau acara mendesak lain nya yang tidak bisa ditunda. Menurut dia, peserta yang absen tanpa keterangan dianggap tidak mengikuti tes. ‘’Seleksi PPPK hanya dua tahap saja, ini tes yang terakhir. Be lum ada informasi lagi kapan ada tes PPPK selanjutnya,’’ ujarnya. 

Pernyataan pejabat Kemendikbud Ristek tersebut sekaligus mengklarifikasi kabar yang selama ini beredar bahwa selek si PPPK akan diselenggarakan tiga tahap. Faktanya, seleksi PPPK hanya di selenggarakan dua tahap. Berarti ini adalah kesempatan ter akhir bagi para guru honorer yang ingin mengubah nasib men jadi aparatur sipil negara (ASN). Apakah tahun depan digelar seleksi PPPK? ‘’Hingga saat ini belum ada informasi terkait hal tersebut,’’ kata Budi. 

Baca juga: Diduga Berzina, Anggota DPRD Laporkan Suaminya

Lebih lanjut pejabat kelahiran Surabaya ini mengatakan, seleksi PPPK adalah upaya pemerintah untuk mening katkan kesejahteraan guru. ‘’Salah satu tujuan utama se leksi ini untuk mengangkat harkat martabat temanteman guru yang sudah lama meng abdi,’’ terangnya. Budi menjelaskan, peserta seleksi tahap kedua ini merupakan guru dari lintas kabu paten. Diikuti peserta dari T uban dan kabupaten lain yang belum lolos pada seleksi tahap pertama. Pelaksanaan seleksi tahap kedua ini diselenggarakan se lama empat hari mulai Selasa (7/12) hingga Jumat (10/12). Tiap hari digelar dua sesi pada tiga tempat uji kom petensi, yakni SMAN 2 Tuban, SMKN 1 Tuban, dan SMAN 3 Tuban.

(bj/yud/ds/haf/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia