Minggu, 23 Jan 2022
Radar Bojonegoro
Home / Tuban
icon featured
Tuban

Lagi, Dokter IRD RSUD Tuban Meninggal Positif Covid

02 Oktober 2020, 11: 15: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Lagi, Dokter IRD RSUD Tuban Meninggal Positif Covid

BERDUKA: Pemakaman Devid Erfiyanto, salah satu dokter IRD RSUD dr R. Koesma Tuban kemarin (1/10) yang menerapkan protokol kesehatan. (ISTIMEWA/RDR.TBN)

Share this      

Radar Tuban – Dunia medis Tuban kembali berduka. Kemarin (1/10) pagi, Devid Erfiyanto, salah satu dokter Instalasi Rawat Darurat (IRD) RSUD dr R. Koesma Tuban meninggal setelah didiagnosa positif Covid-19.

Dokter yang tinggal di Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban itu tutup usia setelah mengalami sesak napas dan dirawat sejak Senin (28/9) di rumah sakit tempatnya bertugas.

Ini adalah dokter kedua di Tuban yang meninggal akibat terpapar Covid-19. Sebelumnya Riyanto, dokter spesialis kandungan meninggal karena virus yang belum ditemukan vaksin dan obatnya tersebut.

Baca juga: Chrisna Toserba, Mitra Belanja Terpercaya

Hingga kemarin total 39 tenaga kesehatan di Bumi Wali yang terpapar Covid-19. Mulai dari dokter spesialis, dokter umum, bidan, perawat, analis, dan lainnya. Mereka bekerja di rumah sakit rujukan, puskesmas, dan klinik swasta.

Dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban Bambang Priyo Utomo menjelaskan, Devid meninggal karena memiliki komorbid atau penyakit penyerta diabetes dan obesitas.

‘’Beliau salah satu dokter yang ikut menangani pasien covid, kemungkinan tertular saat bertugas,’’ ujar dia. Sebelum meninggal, Devid dua kali menjalani swab. Hasilnya positif. Sementara itu, anggota keluarganya yang masih berkabung belum menjalani swab test.

Bambang memastikan selama bertugas, Devid beserta tim selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) tiga lapis sesuai standar. ‘’Kemungkinan tertular dari orang tanpa gejala,’’ ujar dia.

Devid adalah dokter kelahiran Kecamatan Brondong, Lamongan. Dia lulusan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) 2009. Setelah lulus pendidikan dokter dan koas, dia mempersunting wanita dari Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban dan bertugas sebagai dokter RSUD. ‘’Semoga ini yang terakhir,’’ kata Bambang berharap.

(bj/ds/yud/nae/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia