Rabu, 08 Dec 2021
Radar Bojonegoro
Home / Lamongan
icon featured
Lamongan

Harga Telur Anjlok, Pakan Melambung

28 Januari 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Nailul Imtihany

Harga Telur Anjlok, Pakan Melambung

KLAIM MERUGI: Peternak di Lamongan mengeluhkan harga telur yang jatuh dan harga pakan yang terus mengalami kenaikan harga.

Share this      

Radar Lamongan – Peternak ayam petelur di Lamongan menghadapi situasi sulit. Harga telur ayam cukup rendah, namun harga pakan melambung tinggi. ‘’Harga telur di tingkat peternak sekarang hanya Rp 16.500 per kilogram (kg), jauh di bawah BEP (break event poin) atau biaya balik modal,’’ tutur Suparto, salah satu peternak ayam petelur di Kecamatan Kedungpring kepada Jawa Pos Radar Lamongan.

Versi dia, untuk BEP, harga telur ayam minimal Rp 18 ribu per kg. Normalnya harga telur di atas Rp 20 ribu per kg. ‘’Saya amati, harga telur ayam terus menagalami penurunan sejak diberlakukannya PPKM,’’ klaim Parto. 

Dia juga mengklaim memantau pasokan telur cenderung turun sejak bulan lalu. ‘’Mungkin karena pembatasan aktivitas ini membuat daya beli di pasaran turun,’’ ujarnya.  Parto merasa harga pakan saat ini juga mahal. Semula, harga pakan hanya Rp 4.500 per kg. Kini Rp 6 ribu per kg. ‘’Kita bayangkan saja, dari BEP saja sudah rugi Rp 2 ribu per kg. Belum lagi biaya pakan yang membengkak,’’ katanya. 

Baca juga: Apes! Pria Ini Tak Sadar Curi Sepeda di Rumah Bupati

Berbagai macam upaya dilakukan untuk bertahan. ‘’Yang bisa dilakukan ya mengurangi pakan. Telur ini kan salah satu yang bahan kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat,’’ imbuh pria paro baya tersebut. 

Keluh kesah juga dirasakan peternak ayam petelur di Kecamatan Mantup, Khusnul. ‘’Berharap ada perhatian. Harga telur bisa stabil. Sehingga menutup biaya operasional pakan yang terus mengalami kenaikan,’’ harapnya.

(bj/yan/ind/nae/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia