Rabu, 08 Dec 2021
Radar Bojonegoro
Home / Lamongan
icon featured
Lamongan

Launching Online Monitoring (Onlimo) Kualitas Air Sungai

17 Oktober 2021, 16: 32: 16 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Launching Online Monitoring (Onlimo) Kualitas Air Sungai

MODERNISASI: Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama wakil Bupati Abdul Rouf, dan kepala Dinas Lingkungan Hidup Lamongan Anang Taufik ketika melihat cara kerja alat onlimo usai dilaunching di kantor DLH Lamongan kemarin (15/10). 

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi me-launching Online Monitoring (Onlimo) yang ditempatkan di Bengawan Solo, kemarin (15/10). Keberadaan alat deteksi kualitas air sungai tersebut sangat penting untuk memonitor kondisi Bengawan Solo yang sering tercemar.

Onlimo merupakan alat untuk mendeteksi kualitas air sungai secara Realtime melalui 11 parameter kualitas air sungai dan terkoneksi dengan server Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Sehingga keberadaan alat tersebut sangat penting. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anang Taufik menjelaskan, onlimo merupakan alat terbarukan yang bisa menyajikan data kualitas air sungai secara terus menerus selama 24 jam.

Alat ini mampu menganalisa 11 parameter kualitas air (BOD, COD, DO, pH, Nitrate, TSS, TDS, Conductivity, Salinity, Turbidity, dan Ammonium). Alat ini dilengkapi data logger dan telemetri system untuk menyimpan data dan sensor, sumber energy berupa panel surya, dan pusat data yang terdiri dari PC dan smart TV. “Alat ini mengadopsi kemudahan berbasis teknologi yang bisa diakses sewaktu-waktu dan terkoneksi dengan Kementrian LHK.

Baca juga: Bantuan Usaha Diusulkan Perindag dan Disalurkan TNI/Polri

Launching Online Monitoring (Onlimo) Kualitas Air Sungai

Menurut dia, pembangunan onlimo ini merupakan terobosan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sebagai tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam rangka perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, dalam hal ini menjaga kualitas air sungai. ‘’Alat ini akan terus dikembangkan. Bahkan ke depan, Sungai-sungai yang menjadi kewenangan Kabupaten Lamongan akan dipasang alat serupa, sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat,” paparnya. Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA mengaku sangat senang karena dinas-dinas sudah menjadi adaptable.

Bisa beradaptasi dengan lingkungan yang sedang berubah. Karena Lamongan harus menjadi Government dynamic atau pemerintahan yang dinamis. Yakni, meningkatkan digitalisasi pelayanan publik sebagaimana yang dicantumkan dalam program Bupati dan Wakil Bupati Lamongan. Sehingga penggunaan aplikasi ini merupakan wujud implementasi dan digitalisasi layanan. “Saya senang karena dinas-dinas bisa menerima dan melaksanakan yang saya sampaikan sebagai bentuk digitalisasi pelayanan publik, karena tidak mungkin di dunia yang serba modern ini semua dilakukan secara manual sudah ketinggalan zaman,” terang bupati yang akrab dipanggil Pak Yes tersebut.

(bj/rka/bet/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia