Minggu, 23 Jan 2022
Radar Bojonegoro
Home / Lamongan
icon featured
Lamongan

Salah Paham, Saling Memaafkan

14 Januari 2022, 09: 14: 28 WIB | editor : Mohammad Yusuf Purwanto

Salah Paham, Saling Memaafkan

SALING MEMAAFKAN: Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menyerahkan mic kepada Satria saat konferensi pers kemarin. (ANJAR DWI PRADIPTA/RDR.LMG)

Share this      

LAMONGAN, Radar Lamongan – Ada nuansa beda dalam konferensi pers yang digelar Polres Lamongan kemarin (13/1). Konferensi itu tidak digelar di mapolres seperti sebelum – sebelumnya. Namun, di Mapolsek Babat. 

Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana juga tidak hanya didampingi petinggi polres setempat. Ada dua warga sipil berkopiah yang berdiri di dekatnya. Keduanya, Andrianto, 63, warga Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro dan menantunya Satria Galih Rismawan, 33. 

Keduanya diundang Kapolres untuk menghadiri konferensi pers tersebut. Sebab,  pihak kepolisian telah melakukan kesalahpahaman dengan keluarga Andrianto. 

Baca juga: Utamakan Lansia

Kapolres menceritakan, kejadiannya di wilayah Babat (28/12). Mobil Andrianto yang mengiringi mobil jenazah anaknya, dihentikan petugas Operasi Lilin pengamanan libur natal dan tahun baru di Plaosan, Babat. ‘’Anggota yang di lapangan salah paham dengan pihak keluarga,’’ tuturnya.

Andrianto sempat dibawa ke Mapolsek Babat. Petugas yang akhirnya mengetahui keluarga Andrianto sedang berduka, memersilakan rombongan melanjutkan perjalanan dari Surabaya ke Bojonegoro.

Kejadian di Plaosan tersebut terekam ponsel warga. Video tersebut diunggah di media sosial dan direspons beragam oleh netizen. Sebagian berisi pernyataan negatif seperti penangkapan bandar narkoba maupun terorisme.  Padahal, itu semua tidak benar. Keluarga Andrianto tidak terlibat narkoba maupun aksi kejahatan lainnya. 

‘’Oleh karena itu saya selaku pimpinan Polres Lamongan silaturahmi ke keluarganya pada saat itu sedang berduka, serta menyampaikan permohonan maaf,’’ jelasnya. 

Kapolres bersyukur semangat yang dibawa keluarga Andrianto untuk kebaikan Polri. Hasil pertemuan itu menyepakati telah terjadi kesalahpahaman. 

‘’Pihak keluarga juga memaafkan apa yang kami perbuat pada saat itu,’’ ujarnya.

Menurut dia, anggota yang ada di lapangan saat kejadian itu, kini ditangani Divpropam Polda Jatim. 

‘’Kini, saya menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak keluarga. Tentunya sekali lagi meminta permohonan maaf atas perlakuan kami yang tidak tepat,’’ tutur Kapolres. 

Satria mengatakan, pihak keluarganya sudah bersepakat untuk memaafkan tindakan dari kepolisian. Semuanya sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Dia mengapresiasi pihak kepolisian yang mengusut dan memroses tindakan anggotanya di Polda Jatim. 

‘’Saya harap ke depan semoga tidak sampai terjadi di kemudian hari, kapan pun, dimana pun dan kepada siapa pun,’’ harapnya.

(bj/mal/yan/min/JPR)

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2022 PT. JawaPos Group Multimedia