Rabu, 08 Dec 2021
Radar Bojonegoro
Home / Blora
icon featured
Blora

DPC Gerindra Usulkan Darwanto

Rencana Pengganti Setiyadji setelah Dipecat

25 November 2021, 11: 23: 06 WIB | editor : Mohammad Yusuf Purwanto

DPC Gerindra Usulkan Darwanto

Ilustrasi (AINUR OCHIEM/RDR.BJN)

Share this      

BLORA, Radar Bojonegoro - Langkah DPC Partai Gerindra yang memecat Setiyadji Setyawidjaja sebagai kader dan anggota fraksi Gerindra DPRD terus berjalan. Gerindra sudah mengajukan surat permohonan pergantian antarwaktu (PAW) kepada ketua DPRD dan Bupati.
Ketua DPC Gerindra Blora Jayadi membenarkan sudah mengajukan surat permohonan PAW kepada ketua DPRD dan Bupati. ‘’Tinggal menunggu nanti calonnya penggantinya siapa,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin.
Disinggung penggantinya, Jayadi menyebutkan Darwanto. Nama tersebut pada Pemilihan Legislatif (Pileg 2019) lalu mendapat suara terbanyak nomor dua di daerah pemilihan (dapil) 2 Blora. Yakni sebanyak 1.434 suara. Sedangkan, Setiyadji memperoleh 2.600 suara. ‘’Pak Darwanto masih aktif, juga masih punya kartu anggota,’’ ujarnya.
Hanya, Darwanto ini menurutnya, selama ini hanya berstatus anggota partai. Bukan masuk dalam struktural partai.
Sementara itu, Darwanto masih belum banyak berkomentar terkait rencana PAW DPRD yang mengusulkan namanya. Hanya, dia enggan berkomentar rencana sosok bakal menggantikan Setiyadji. ‘’Nanti kalau sudah jelas, saya siap (berkomentar, Red),’’ ujarnya.
Sebelumnya, Setiyadji begitu kaget atas kabar pemecatan terhadap dirinya. Pemecatan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra diduga Setiyadji tak patuh pada partai. Padahal, Setiyadji sebelumnya menjabat ketua DPC Gerindra Blora dua periode. Dan saat ini menjabat sebagai dewan kehormatan DPC Gerindra.


Perolehan Suara Caleg Gerindra Dapil Dua
1.    Setiyadji memperoleh 2.600 suara.
2.    Darwanto memperoleh 1.434 suara.

(bj/fud/rij/min/JPR)

Alur Cerita Berita

 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
Facebook Twitter Instagram YouTube
©2021 PT. JawaPos Group Multimedia