LAMONGAN, Radar Lamongan - Dalam membuat karya tulis ilmiah, Naysilla Dea Aulia harus mencari solusi dari sumber permasalahan. Sehingga, nantinya bisa dijadikan sebuah karya atau produk untuk dilombakan.
Dea, sapaan akrabnya harus pintar memanajemen waktu antara sekolah dan membuat laporan. Sebab, terkadang dalam membuat produk, belum tentu berhasil dalam sekali percobaan.
‘’Jadi perlu berkali-kali,’’ kata juara 2 Ganesha Business Festival di ITB Tahun 2023 ini.
Siswi 18 tahun ini memiliki keinginan nantinya bisa kuliah jurusan ilmu gizi. Ketertarikan tersebut muncul, karena dia melihat stunting di Indonesia masih tinggi. ‘’Jadi ingin jadi ahli gizi,’’ ucap siswi SMAN 1 Kedungpring ini. (sip/ind)
Editor : Hakam Alghivari