MURI Indah Wati menerapkan learning by doing. Yakni sembari belajar menjadi pendidik, juga menerapkan secara langsung. Selain berkuliah jurusan pendidikan bahasa Inggris di Unisda, dia juga berkesempatan mengajar di SMP Muhammadiyah 23 Kedungpring.
Muri, sapaan akrabnya bisa memanajemen waktu dengan baik. Kuliah mulai Hari Senin hingga Kamis, serta mengajar pada Hari Jumat dan Sabtu.
Dengan kegiatan itu, hidup lebih enak, ada kesibukan terus. Jadi ketika ada waktu luang terasa sekali, saya senang seperti itu, ujar dara asal Desa Bulumargi, Kecamatan Babat ini.
Menghadapi murid yang bandel, sudah menjadi hal biasa. Namun sebelum mengajar, Muri biasanya memberikan ice breaking berupa permainan. Jadi bisa memberikan semangat terhadap anak didiknya.
Jadi mereka (anak didik, Red) menanti dan lebih semangat bertanya, ada game apa hari ini, imbuhnya.
Berbeda dengan kebanyakan orang, Muri justru memiliki keinginan bisa berkarir di luar provinsi, khususnya di Papua. Dia menilai, guru Bahasa Inggris sangat dibutuhkan di Papua. Selain itu, Muri juga memiliki keluarga di sana.
Ingin mengajar di sekolah milik PT Freeport, ucap Muri. (sip/ind)
Editor : M. Yusuf Purwanto