LAMONGAN, Radar Lamongan – Sore itu, suasana sanggar di ruko Pagerwojo Jalan Pahlawan Indah Lamongan terlihat ramai. Suara musik yang kencang diselipi teriakan – teriakan keras.
Sesekali terdengar ripstix yang dipukulkan ke lantai dua di sanggar tersebut. Para remaja dan ibu – ibu itu asyik berolahraga pound fit.
Olahraga ini menggabungkan unsur gerakan tubuh, ritme, dan musik. Dengan latihan rutin dua kali seminggu, gerakan olahraga menggunakan ripstix ini mampu membakar hingga 500 kalori.
Dwi Anita, salah satu pound pro (sebutan untuk instruktur pound), sudah aktif di bidang olahraga ini sejak delapan tahun lalu. Perempuan yang disering disapa Anita Roby ini berlisensi aktif.
Sebelum menguasai gerakan pound fit, Anita pernah terjun di dunia aerobik dan yoga. Menurut dia, olahraga itu menyenangkan ketika sudah mengetahui ritmenya.
Anita menyarankan untuk bergabung dengan komunitas yang positif, supaya memberikan motivasi dalam berolahraga.
Dia menjelaskan, pound fit bisa dilakukan di dalam maupun luar ruang. Pound fit menjadi salah satu olahraga yang paling digemari sekarang ini karena banyak manfaatnya. Selain bisa menurunkan berat badan karena kalori yang dibakar cukup signifikan, Anita menilai pound fit dapat mengurangi stres, menumbuhkan mood lebih baik, dan meningkatkan rasa percaya diri.
Pound fit dapat dilakukan semua kalangan. Hanya kelasnya dibedakan antara anak – anak dan dewasa. “Alhamdulillah peminatnya di Lamongan cukup banyak dan kelasnya bergantian, jadi kita jadwal,” ujarnya.
Sebelum membuka kelas pound, seorang pound pro harus mengikuti pelatihan lebih dulu. Sebab, koreografi harus sesuai the labels dan mengetahui cara penggunaan ripstix.
Menurut Anita, semua jenis olahraga memiliki kelebihan dan keunikan sendiri. Baik pound fit, zumba, maupun senam lainnya. Semua itu tergantung sudut pandangnya.
Namun, biasanya jenis olahraga yang paling terbaru memiliki banyak peminat. Tapi apapun alasannya, dia sangat mengapresiasi ketika orang mau gerak dan berusaha membakar kalori dalam tubuhnya. “Mau mereka berangkat karena lagi tren atau apa, harapan saya mereka bisa enjoy setelah itu mereka akan terbiasa dan konsisten berolahraga,” terangnya. (rka/yan)
Editor : Hakam Alghivari