BLORA, Radar Bojonegoro - Keindahan alam Blora tidak pernah gagal dalam memanjakan mata. Apalagi, keindahan alam tersebut tercipta secara alami tanpa ada campur tangan manusia. Seperti, dinding Sungai Kalinanas yang membentuk relief yang unik.
Dinding sungai yang unik ini tentu berbeda dengan sungai biasanya. Keindahan alam tersebut tersembunyi di lokasi berjarak 18 kilometer dari pusat kota Blora. Persisnya berada di Desa Kalinanas, Kecamatan Japah.
Yoka Septio salah satu warga sekitar mengatakan, dinding relief tersebut terbentuk karena terkikisnya dinding oleh air sungai yang terjadi jutaan tahun lalu. Reliefnya berbentuk seperti duri-duri raksasa membuat kagum mata memandang.
Jadi, ini terbentuknya tidak ada campur tangan manusia. Kemungkinan, terbentuknya relief itu karena dinding atau tanahnya terkikis air sungai dan butuh waktu lama. Di sini kawasannya masih tergolong asri dan asli, tuturnya.
Dari perkotaan Blora, jarak perlu ditempuh untuk menuju ke Sungai Kalinanas sekitar 18 kilometer. Atau membutuhkan waktu sekitar 40 menit.
Ia mengatakan, di atas Sungai Kalinanas terdapat bekas jembatan rel kereta peninggalan Belanda yang dulunya digunakan mengangkut tebu. Sekarang dikenal sebagai Jembatan Merah.
Cocok jadi tempat healing atau berlibur. Kalau istilah gaulnya hidden gem. Sayangnya, terkesan tidak terurus dan perlu diberdayakan agar menjadi salah satu destinasi wisata bagi desa dan Blora, ujarnya. (hul/rij)