Belum Tahu? FIFA ASEAN Cup 2026 Dimulai 24 September, Ini yang Perlu Diketahui

Hakam Alghivari • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 17:42 WIB
Ini dia rupa dari piala Fifa Asean Cup 2026 yang akan digelar di Indonesia dan Hongkong. (DOK. FIFA)
Ini dia rupa dari piala Fifa Asean Cup 2026 yang akan digelar di Indonesia dan Hongkong. (DOK. FIFA)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Turnamen baru FIFA yang mempertemukan negara-negara Asia Tenggara dan sejumlah tim undangan segera dimulai. FIFA ASEAN Cup 2026 akan berlangsung mulai 24 September hingga 5 Oktober 2026 di Indonesia dan Hong Kong, China.

Ini merupakan edisi perdana FIFA ASEAN Cup. Sebanyak 14 negara ambil bagian dalam turnamen yang dibagi ke dalam dua divisi tersebut. Dari jumlah itu, seluruh 11 negara anggota ASEAN ikut ambil bagian, ditambah tiga tim undangan.

Menariknya, FIFA ASEAN Cup tidak menggunakan satu klasemen besar. Kompetisi dibagi menjadi Division 1 dan Division 2, dengan masing-masing divisi memiliki dua grup.

Baca Juga: Ancaman Nyata Buat Megawati Hangestri! Vanja Bukilic Balik ke Red Sparks Bawa 'Senjata Rahasia'

1. Indonesia Jadi Tuan Rumah Division 1

Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Division 1. Dua stadion akan digunakan, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Sementara itu, pertandingan Division 2 digelar di Hong Kong, China, dengan menggunakan Kai Tak Stadium dan Mong Kok Stadium.

Dengan demikian, FIFA ASEAN Cup 2026 akan menjadi turnamen yang berlangsung di dua negara dengan empat venue berbeda.

Baca Juga: Persijap Kering Gol Jelang Hadapi Persib, Mario Lemos Siapkan Misi Bangkit di Jepara

2. Ada 14 Negara dan Dua Trofi

FIFA ASEAN Cup 2026 akan menghasilkan dua juara karena masing-masing divisi memiliki trofi sendiri.

Division 1 diikuti delapan negara:

Grup A

Grup B

Sedangkan Division 2 berisi enam negara:

Grup A

Grup B

Komposisi tersebut membuat seluruh anggota ASEAN ikut dalam turnamen, sementara Bangladesh dan Pakistan menjadi tim undangan di Division 1. Hong Kong, China juga berstatus peserta sekaligus tuan rumah Division 2.

Baca Juga: Pelatih Hyundai Hillstate Rombak Total Taktik: Duet Megawati & Jordan Wilson Jadi Senjata Rahasia

3. Format Pertandingan Cukup Sederhana

Setiap divisi dibagi menjadi dua grup. Tim-tim di dalam grup akan saling berhadapan dengan sistem single round-robin, sehingga setiap peserta memainkan satu pertandingan melawan masing-masing lawannya di grup.

Setelah fase grup selesai, juara grup melaju ke final untuk memperebutkan trofi divisi masing-masing.

Khusus Division 1 yang digelar di Indonesia, dua tim yang menempati posisi runner-up grup juga akan bertanding dalam perebutan tempat ketiga.

Baca Juga: Prediksi Persijap vs Persib di Super League: Maung Bandung Dihantui Rekor Musim Lalu

4. Jadwal Division 1 dan Division 2 Berbeda

Meskipun secara keseluruhan turnamen berlangsung 24 September hingga 5 Oktober, pertandingan kedua divisi tidak dimulai pada tanggal yang sama.

Division 2 di Hong Kong, China menjadi yang lebih dahulu dimainkan, yakni mulai 24 September hingga 3 Oktober.

Sementara Division 1 di Indonesia berlangsung mulai 25 September hingga 5 Oktober.

Artinya, laga pertama FIFA ASEAN Cup 2026 sudah berlangsung sehari sebelum pertandingan Division 1 dimulai di Indonesia.

5. Indonesia Berada di Grup A Division 1

Sebagai tuan rumah Division 1, Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.

Komposisi tersebut membuat Indonesia akan menghadapi tiga pertandingan fase grup sebelum peluang menuju final ditentukan.

Sementara Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina. Pemenang masing-masing grup akan bertemu di partai final Division 1 untuk menentukan juara pertama dalam sejarah FIFA ASEAN Cup.

Baca Juga: Usai Akuisisi Sebagian Saham PT Persibo Juara Jaya, Wihadi Wiyanto Jabat Presiden Klub Persibo

6. Bukan Sekadar Turnamen Baru

FIFA menyebut FIFA ASEAN Cup dirancang untuk memberikan kesempatan pertandingan internasional yang lebih kompetitif kepada tim-tim nasional dalam kawasan tersebut.

Turnamen ini juga digelar dalam periode September-Oktober pada kalender pertandingan internasional putra FIFA, sehingga kehadirannya ditempatkan sebagai bagian dari agenda sepak bola internasional.

FIFA menyebut kompetisi tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan sepak bola regional sekaligus membuka peluang baru bagi penggemar untuk menikmati pertandingan internasional.

Dengan format dua divisi, 14 peserta, empat stadion, dan dua negara tuan rumah, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi turnamen baru yang patut diperhatikan mulai 24 September mendatang.

Bagi Indonesia, perhatian terbesar tentu tertuju pada perjalanan skuad Garuda di Division 1. Tiga pertandingan fase grup akan menjadi jalan pertama menuju kesempatan mengangkat trofi perdana FIFA ASEAN Cup. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
fifa asean cup 2026 indonesia timnas hongkong