3 Poin Inti Artikel:
-
Reuni Sebagai Lawan: Bukilic yang menjadi tokoh kunci keberhasilan Red Sparks menembus final pada musim 2024-2025 bersama Megawati, kini harus saling sikut setelah Mega memutuskan berseragam Hyundai Hillstate.
-
Makin Cerdas Berkat Italia: Bermain di Liga Italia mengajarkan Bukilic untuk tidak hanya mengandalkan fisik dan tenaga, tetapi juga bermain cerdas (smart play) dalam mematikan lawan saat terjadi rally-rally panjang.
-
Lahirnya Duet Maut Baru: Kehilangan Mega tak membuat Bukilic gentar. Ia sangat yakin sinerginya dengan Outside Hitter setinggi 185 cm, Zhong Hui, akan menjadi mesin pencetak poin mematikan bagi Red Sparks musim ini.
RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Vanja Bukilic resmi kembali berseragam Red Sparks (Jeonggwanjang) sebagai pilihan pertama draft pemain asing V-League musim ini, dan langsung menebar ancaman persahabatan kepada mantan rekan setimnya, Megawati Hangestri.
Setelah menimba ilmu di liga keras Italia musim lalu, Bukilic kini menggandeng bintang timnas Tiongkok, Zhong Hui, untuk membentuk "meriam kembar" baru yang siap mengacak-acak pertahanan Hyundai Hillstate milik Megawati.
Tiba di Korea Selatan pada tanggal 11 lalu, pevoli asal Serbia ini mengaku sangat emosional bisa kembali ke klub yang membesarkan namanya di V-League. Buat kamu pendukung setia Red Sparks, kehadiran Bukilic tentu menjadi angin segar di tengah persiapan pramusim.
"Sangat menyenangkan bisa kembali ke Korea, melihat wajah-wajah yang tak asing lagi, dan merasakan suasana Red Sparks yang telah berubah. Berada di sini saja sudah membuat saya bahagia. Saya sangat merindukan Kimchi Jjigae dan Samgyeopsal," senyum Bukilic saat diwawancarai.
Baca Juga: Pelatih Hyundai Hillstate Rombak Total Taktik: Duet Megawati & Jordan Wilson Jadi Senjata Rahasia
Buat kamu yang mengikuti rekam jejaknya, Bukilic tampil heroik pada musim 2024-2025 meski terpaksa bermain sebagai Outside Hitter—bukan posisi aslinya sebagai Opposite Spiker. Kini, ia kembali dengan gaya main yang jauh lebih matang setelah 'bersekolah' di Italia.
"Liga Italia itu sangat mengandalkan kontak fisik dan postur," tegasnya dengan penuh keyakinan. "Saya belajar bersabar saat rally panjang dan melelahkan untuk mencetak poin. Bukan cuma mengandalkan kekuatan otot, tapi juga cara menyerang dengan cerdas dan menusuk kelemahan lawan."
Tentu saja, laga yang paling ditunggu-tunggu olehmu dan penggemar voli lainnya adalah pertemuannya dengan Megawati. Jika dulu mereka bahu-membahu membawa Red Sparks ke final, kini keduanya berdiri di kubu yang berseberangan. Menanggapi duel bergengsi ini, Bukilic tampak sangat antusias.
"Saya sangat menantikan pertandingan melawan Mega. Pasti akan jadi matchup yang seru. Hyundai Hillstate punya kerja sama tim yang solid sehingga sulit dihadapi. Tapi, kami juga punya tim yang hebat musim ini, jadi pertandingannya pasti akan berjalan luar biasa," ucapnya penuh percaya diri.
Sebagai ganti hilangnya daya ledak Megawati di sisi lapangan, Red Sparks telah menyiapkan amunisi baru asal Tiongkok, Zhong Hui. Outside Hitter jangkung ini dikabarkan beradaptasi sangat cepat dan tampil memukau di laga-laga uji coba.
Bukilic pun sangat optimistis dengan rekan duet barunya ini. "Zhong Hui dan saya bisa menciptakan sinergi yang luar biasa satu sama lain. Kami akan menjadi 'meriam kembar' (mesin pencetak poin) yang hebat di Red Sparks musim ini," tambahnya.
Sebagai penutup, pevoli ramah ini memberikan pesan khusus untuk para suporter setia yang menunggunya di lapangan. "Saya ingin segera bertemu penggemar Red Sparks di stadion. Musim ini akan jadi musim yang luar biasa, jadi saya harap kalian datang ke stadion dan memberikan dukungan penuh kepada para pemain kami," tutupnya. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko