RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Persik Kediri membawa pekerjaan rumah penting saat bertandang ke markas Garudayaksa FC pada pekan kedua BRI Super League 2026/27.
Lini depan menjadi perhatian utama pelatih Marcos Reina setelah Macan Putih gagal mencetak gol pada laga pembuka.
Persik akan menghadapi Garudayaksa di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (11/9). Laga ini menjadi kesempatan bagi Persik untuk memburu poin sekaligus memperbaiki ketajaman di depan gawang.
Baca Juga: Calvin Verdonk Selangkah Lagi Jadi Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
Pada pertandingan pertama, Persik harus mengakui keunggulan Dewa United dengan skor 0-1 di Kediri. Meski berakhir tanpa gol, Marcos Reina menilai permainan timnya secara umum sudah berjalan sesuai rencana.
Persik mampu membangun permainan dan menguasai bola dengan baik. Persoalannya, penguasaan tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
“Secara umum tim ini telah bermain baik. Membangun permainan dan penguasaan bola bagus. Hal terpenting adalah kami tidak melakukan finishing dengan baik di gawang lawan. Itu sesuatu yang harus kami perbaiki dengan serius,” kata Marcos Reina.
Baca Juga: Megawati Hangestri Dikabarkan Mundur dari Asian Games 2026, Ini Dampaknya bagi Timnas Voli Indonesia
Karena waktu persiapan menuju laga kedua cukup singkat, pelatih asal Spanyol itu memilih memusatkan latihan pada penyelesaian akhir. Persik tidak ingin kembali mendominasi permainan tetapi gagal mendapatkan hasil karena peluang yang terbuang.
“Kami fokuskan pada finishing. Karena kami harus mencetak gol jika ingin dapat poin lawan Garudayaksa FC,” jelasnya.
Garudayaksa Sudah Tunjukkan Mental Bangkit
Tantangan Persik tidak akan mudah. Garudayaksa datang ke pertandingan ini dengan modal satu poin dari laga tandang pada pekan pertama.
Sebagai tim debutan di kasta tertinggi, Garudayaksa mampu menahan imbang Java United 1-1 di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu (6/9) lalu. Tuan rumah lebih dulu unggul melalui Gustavo Franca pada menit ke-36.
Garudayaksa baru menemukan gol penyeimbang pada babak kedua. Septian David Maulana mencetak gol pada menit ke-64 dan membawa timnya pulang dengan satu poin. Hasil tersebut sekaligus menjadi poin perdana Garudayaksa di kompetisi kasta tertinggi.
Yang menarik, Garudayaksa tidak mendapatkan poin dengan mudah. Mereka sempat tertinggal dan harus memperbaiki permainan setelah turun minum sebelum akhirnya menyamakan kedudukan.
Situasi itu membuat Persik perlu mewaspadai karakter lawannya. Garudayaksa sudah menunjukkan kemampuan untuk tetap bertahan dalam pertandingan ketika berada dalam posisi tertinggal.
Baca Juga: Sempat Masuk Radar Barcelona, Woltemade Justru Tinggalkan Newcastle ke Juventus
Marcos Reina Siapkan Strategi
Persik sendiri telah bertolak menuju Jakarta untuk mematangkan persiapan. Marcos Reina menyadari Garudayaksa bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata meski baru menjalani musim pertama di Super League.
Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku telah menyiapkan strategi khusus berdasarkan permainan calon lawannya.
“Kami sudah mempersiapkan pertandingan melawan Garudayaksa FC dengan sangat baik. Kami harus tahu apa yang akan mereka lakukan dan membuat game plan terbaik yang bisa kami lakukan untuk mengalahkan Garudayaksa FC,” ujar Marcos Reina.
Baca Juga: Flick Tak Peduli Klasemen, Barcelona Fokus Kejar Semua Trofi
Persik membutuhkan perbaikan di depan gawang, sementara Garudayaksa sedang membangun kepercayaan diri setelah mencuri poin dalam laga tandang.
Karena itu, duel di Pakansari bukan hanya soal siapa yang mampu menguasai permainan. Persik harus membuktikan bahwa pembenahan finishing dalam waktu singkat bisa langsung berdampak pada hasil.
“Saya sangat yakin dengan tim ini dan cara kami bermain. Performa yang bagus akan membawa hasil sempurna,” pungkas Marcos Reina. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari