RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Barcelona mendapatkan tambahan tenaga penting di lini depan setelah mendatangkan Anthony Gordon pada musim panas 2026. Winger asal Inggris tersebut mulai menunjukkan dampaknya dan membuat pilihan serangan Barcelona semakin beragam.
Gordon bergabung dengan Barcelona dari Newcastle United dan dikontrak hingga 2031. Pemain berusia 25 tahun itu dikenal sebagai winger yang memiliki kecepatan, kemampuan duel satu lawan satu, serta etos kerja tinggi. Barcelona juga menilai Gordon mampu bermain sebagai penyerang tengah ketika dibutuhkan.
Kehadiran Gordon menjadi kabar positif bagi Hansi Flick. Sebelumnya, Lamine Yamal menjadi salah satu pusat perhatian dalam serangan Barcelona. Namun, dengan semakin banyaknya pemain berkualitas di lini depan, lawan kini memiliki lebih banyak ancaman yang harus diperhitungkan.
Gordon Langsung Beri Dampak
Gordon tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan kontribusi. Dalam kemenangan Barcelona atas Rayo Vallecano dengan skor 5-2 pada akhir Agustus, Gordon tampil menonjol dan membantu menciptakan tekanan dari sisi kiri.
Baca Juga: Flick Tak Peduli Klasemen, Barcelona Fokus Kejar Semua Trofi
Penampilannya mendapat perhatian karena Gordon mampu memberikan energi, kecepatan, serta tekanan tinggi yang sesuai dengan gaya permainan Barcelona di bawah Flick. Laporan mengenai pertandingan tersebut juga menyoroti kontribusinya dalam membuat serangan Barcelona lebih cair.
Sebelumnya, Gordon juga mencatat tiga assist dalam tiga pertandingan awalnya bersama Barcelona. Catatan tersebut menunjukkan bahwa kontribusinya tidak hanya bergantung pada kemampuan mencetak gol, tetapi juga dalam menciptakan peluang bagi rekan-rekannya.
Yamal Tetap Jadi Andalan
Meski Gordon memberikan warna baru, Lamine Yamal tetap menjadi salah satu pemain terpenting Barcelona.
Yamal menunjukkan ketajamannya ketika Barcelona menghadapi Valencia pada 6 September 2026. Pemain muda tersebut mencetak dua gol dalam kemenangan telak 5-0 Barcelona di Mestalla. Fermín López juga tampil gemilang dengan satu gol dan dua assist.
Hasil tersebut membuat Barcelona mempertahankan start sempurna di LaLiga dengan empat kemenangan dari empat pertandingan dan 12 poin.
Namun, keberadaan Gordon, Raphinha, hingga pemain baru lainnya membuat Barcelona memiliki lebih banyak sumber kreativitas dan ancaman di lini depan. Situasi ini penting mengingat musim yang panjang akan membuat Flick membutuhkan rotasi pemain.
Barcelona Kini Punya Banyak Pilihan
Salah satu kelebihan Gordon adalah fleksibilitasnya. Barcelona mencatat bahwa pemain Inggris tersebut dapat bermain sebagai winger maupun penyerang tengah. Kemampuan tersebut memberikan Flick opsi tambahan ketika menghadapi lawan dengan karakteristik berbeda.
Dengan Gordon di sisi kiri dan Yamal yang biasanya beroperasi dari sisi kanan, Barcelona memiliki potensi serangan dari kedua sayap. Raphinha juga tetap menjadi bagian penting dari lini depan.
Kondisi tersebut membuat Barcelona tidak harus selalu mengandalkan kreativitas Yamal untuk membongkar pertahanan lawan. Ketika perhatian lawan terlalu tertuju kepada pemain nomor 10 tersebut, Gordon dan pemain lainnya dapat memanfaatkan ruang yang terbuka.
Baca Juga: Barcelona Cetak Rekor, Pendapatan Tembus Rp19 Triliun Lebih
Awal Positif Barcelona
Kedalaman lini depan menjadi salah satu alasan Barcelona tampil produktif pada awal musim 2026/27. Setelah empat pertandingan LaLiga, Barcelona telah mencetak 17 gol, termasuk kemenangan 5-0 atas Valencia.
Gordon pun semakin menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar pemain tambahan. Kehadirannya memberi Flick alternatif dalam menyusun komposisi lini depan sekaligus membantu menciptakan persaingan sehat di dalam skuad.
Jika mampu mempertahankan performanya, Gordon berpotensi menjadi salah satu pemain penting Barcelona musim ini. Sementara bagi Yamal, keberadaan Gordon justru bisa menjadi keuntungan karena beban untuk menjadi sumber utama kreativitas tim menjadi lebih ringan. (*)
Dengan semakin banyaknya pemain yang mampu menciptakan peluang dan mencetak gol, Barcelona kini memiliki satu hal penting: serangan yang tidak lagi bergantung kepada satu pemain saja. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko