RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM — Menjelang bergulirnya BRI Super League 2026/2027, Stadion Brawijaya Kediri terus dipoles. Markas Persik Kediri ini dipastikan lolos verifikasi dari operator kompetisi I.League usai merenovasi sejumlah fasilitas vital.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persik Kediri, Tri Widodo, mengungkapkan bahwa peningkatan fasilitas Stadion Brawijaya ini menjadi syarat mutlak untuk melakoni laga kandang di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Salah satu perubahan paling mencolok adalah hadirnya fasilitas single seat khas warna kebesaran Macan Putih.
Baca Juga: Fraktur Jari Bikin Arhan Absen di Awal Super League, Persija Tunggu 4-6 Pekan
"Kita sudah pasang single seat sebagai salah satu syarat wajib venue Super League. Kami memilih warna ungu khas Persik Kediri agar penonton bisa menikmati pertandingan dengan lebih nyaman," ujar Tri Widodo.
Selain kursi penonton, pencahayaan stadion turut mendapat perbaikan signifikan berkat dukungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri. Daya penerangan lampu yang sebelumnya 1.200 lux kini naik menjadi 1.600 lux, dan diproyeksikan bakal ditingkatkan bertahap hingga 1.800 lux agar menerangi area tribun. Pemkot juga menyiapkan unit genset baru untuk menyokong pasokan listrik PLN.
Baca Juga: Larangan Suporter Tandang Dicabut, Super Elja Pede Tatap Laga Perdana ke Bali
Penerangan anyar ini rencananya baru akan diuji coba secara maksimal saat Persik menjamu Persijap Jepara dalam laga kandang malam hari pada 14 Desember mendatang.
Nilai Risk Assessment Naik, Pagar Pembatas Segera Diganti Peningkatan juga terjadi pada hasil risk assessment dari Polda Jatim. Skor keamanan Stadion Brawijaya melesat dari 42 menjadi 62 poin.
Meski begitu, pihak Panpel dan Pemkot Kediri tak berpuas diri. Pembaharuan pagar pembatas antara tribun dan lapangan mulai dikerjakan pada awal September ini. Pemasangan pagar baru ditargetkan rampung sebelum laga kandang melawan Madura United, memanfaatkan jeda laga tandang Persik saat menghadapi Garudayaksa FC dan Arema FC. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari