RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Drama adu penalti mewarnai perjalanan dua wakil Bojonegoro pada babak 32 besar Piala Soeratin U-17. Persibo U-17 berhasil melaju ke babak 16 besar setelah menyingkirkan Mitra Surabaya U-17 melalui adu penalti.
Sementara Bojonegoro FC (BFC) U-17 harus mengakhiri langkahnya setelah kalah dari PSPK Pasuruan U-17 melalui drama serupa.
Persibo U-17 menghadapi Mitra Surabaya U-17 di Stadion Mini Gayam, Minggu (31/8). Pertandingan berlangsung sengit hingga waktu normal berakhir dengan skor 2-2.
Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti. Laskar Angling Dharma Muda tampil lebih tenang dan berhasil mengamankan kemenangan.
Hasil tersebut membawa The Giant Killer Junior melaju ke babak 16 besar Piala Soeratin U-17.
Nasib berbeda dialami BFC U-17. Bertanding di Lapangan Ngronggo, Kediri, Laskar Rajekwesi Muda juga bermain imbang 2-2 pada waktu normal melawan PSPK Pasuruan U-17.
Baca Juga: Persibo U-17 dan BFC Siap Tempur
Namun, keberuntungan belum berpihak kepada BFC. Dalam adu penalti, BFC U-17 kalah tipis dengan skor 7-8 sehingga gagal melanjutkan perjalanan ke babak 16 besar.
Pelatih BFC U-17 Hadi Purwanto mengatakan, anak asuhnya sebenarnya tampil cukup baik sepanjang pertandingan. Permainan BFC mampu mengimbangi lawan, bahkan sempat unggul lebih dulu.
"Secara permainan performa skuad BFC baik dan mampu mengimbangi permainan lawan. Bahkan, sempat unggul terlebih dahulu pada menit ke-20," ungkapnya.
Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Tiga menit berselang, PSPK Pasuruan mendapatkan hadiah penalti.
Pertandingan kemudian berjalan ketat hingga kedua tim sama-sama mencetak dua gol. Skor 2-2 bertahan sampai waktu normal berakhir dan laga harus ditentukan melalui adu penalti. (irv/zim)
Editor : Bhagas Dani Purwoko