RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Dewa United Banten FC memastikan Ivar Jenner tetap menjadi bagian dari skuad untuk Super League 2026/27.
Keputusan gelandang Timnas Indonesia itu untuk bertahan menarik perhatian karena ada satu faktor penting di baliknya, yakni kesempatan mendapatkan menit bermain secara reguler.
Baca Juga: Seminggu Jelang Kick-off Super League 2026/27, Bomber Eks Liga Meksiko Ini Siap Panen Gol
Dewa United sebelumnya mengumumkan perpanjangan kontrak enam pemain andalannya untuk musim depan. Selain Ivar Jenner, Banten Warriors juga mempertahankan Alexis Messidoro, Taisei Marukawa, Noah Sadaoui, Damion Lowe, dan Ady Setiawan.
Namun, keputusan Ivar memiliki cerita tersendiri. Gelandang 22 tahun itu baru bergabung dengan Dewa United pada pertengahan musim 2025/26.
Meski datang ketika kompetisi sudah berjalan, pemain yang sebelumnya memperkuat FC Utrecht tersebut langsung mendapatkan kepercayaan di lini tengah.
Baca Juga: 176 Tim dari 11 Zona dengan Total 2.640 Pemain Siap Berlaga di Turnamen Mini Soccer Golkar Jatim
Ivar mencatat 14 penampilan bersama Dewa United dengan total 958 menit bermain. Jika dirata-rata, ia tampil sekitar 68 menit dalam setiap pertandingan.
Angka itu menjadi semakin menarik karena Ivar baru bergabung di paruh kedua musim. Artinya, dalam waktu relatif singkat, ia mampu mendapatkan peran cukup besar di skuad Dewa United.
Presiden Dewa United FC, Ardian Satya Negara, mengonfirmasi bahwa menit bermain menjadi salah satu alasan utama Ivar memilih bertahan.
“Ivar masih satu tahun lagi. Kemungkinan sehabis kontraknya habis di kita dia akan balik lagi ke Eropa. Kenapa dia memutuskan bertahan karena dapat menit bermain dan pastinya nyaman di kita,” ujar Ardian.
Bukan Sekadar Pelapis
Keputusan tersebut semakin masuk akal jika melihat peran Ivar di lapangan. Statistik kompetisi menunjukkan ia mencatat 548 umpan sukses dari 599 percobaan, serta membukukan 28 intersepsi dan 16 tekel.
Ivar memang belum mencatatkan gol di kompetisi domestik bersama Dewa United. Namun, kontribusinya lebih banyak berada pada fungsi sebagai penghubung permainan dan penjaga keseimbangan lini tengah.
Dengan 958 menit bermain sejak bergabung di pertengahan musim, Ivar setidaknya mendapatkan apa yang dibutuhkannya sebagai pemain yang masih membangun karier di level senior, yakni kontinuitas tampil dalam kompetisi dengan level persaingan tinggi.
Bagi pemain Timnas garuda, ritme tersebut juga penting. Menit bermain secara reguler membuat kondisi fisik dan sentuhan pertandingan tetap terjaga ketika sewaktu-waktu mendapat panggilan ke skuad Garuda.
Menariknya, bertahan di Dewa United tidak berarti Ivar menutup pintu untuk kembali ke Eropa. Ardian justru menyebut kemungkinan tersebut terbuka setelah kontraknya berakhir.
Baca Juga: Arema Jadi Jalan Keluar dari Persija, Mauro Zijlstra Tak Mau Lagi Jadi Penghangat Bangku Cadangan
Dengan demikian, musim 2026/27 dapat menjadi fase penting bagi Ivar Jenner. Ia memiliki satu musim lagi untuk menjaga konsistensi, menambah pengalaman, sekaligus membangun modal sebelum kembali mencoba peruntungan di sepak bola Eropa.
Bagi Dewa United, keberadaan Ivar juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan fondasi skuad untuk menghadapi Super League 2026/27. Bagi Ivar, satu musim tambahan di Indonesia bisa menjadi investasi penting untuk langkah berikutnya dalam kariernya. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari