Arema Jadi Jalan Keluar dari Persija, Mauro Zijlstra Tak Mau Lagi Jadi Penghangat Bangku Cadangan

Hakam Alghivari • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 18:04 WIB
Mauro Zijlstra saat diperkenalkan Persija musim lalu. Kini striker jangkung itu dipinjamkan ke Arema FC untuk memperbaiki menit bermainnya. (PERSIJA)
Mauro Zijlstra saat diperkenalkan Persija musim lalu. Kini striker jangkung itu dipinjamkan ke Arema FC untuk memperbaiki menit bermainnya. (PERSIJA)

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Mauro Zijlstra akhirnya memilih jalan keluar dari Persija Jakarta. Bukan pindah permanen, melainkan dipinjamkan ke Arema FC untuk mengarungi Super League 2026/27. Namun, bagi striker tim nasional (Timnas) Indonesia itu, perpindahan tersebut bukan sekadar berganti seragam.

Ada satu hal yang jelas ingin dikejar Mauro di Malang, yakni menit bermain di Super League yang selama ini jarang ia dapatkan di Macan Kemayoran.

Setelah lebih banyak berkutat di bangku cadangan bersama Persija, Mauro kini ingin membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar nama yang menghiasi bangku cadangan. Arema FC menjadi panggung baru untuk mendapatkan kesempatan bermain yang selama ini sulit dia peroleh secara reguler.

Baca Juga: Kejutan Megatron! Tiba di Korea Bawa Suami, Megawati Pasang Target Juara Bareng Hyundai Hillstate

Persija sendiri mengonfirmasi peminjaman pemain berusia 21 tahun tersebut ke Arema FC untuk musim 2026/27. Keputusan itu diambil agar Mauro bisa mendapatkan jam terbang lebih banyak dan berkembang melalui pertandingan kompetitif.

Mauro pun tidak menutup-nutupi alasan di balik keputusannya. "Adalah keputusan yang tepat untuk pergi ke Arema FC," ujar Mauro.

Dia melanjutkan, klub kebanggaan warga ngalam itu memiliki skuad yang bagus, sehingga akan menarik ditunggu ketika liga sudah bergulir nanti.

Sejak bergabung dengan Persija pada paruh kedua musim 2025/26, Mauro memang belum mendapatkan panggung yang cukup besar. Eks striker VC Volendam itu hanya tampil dalam empat pertandingan Super League dengan satu kali menjadi starter. Persija juga mencatat cedera hamstring yang sempat membuatnya menepi sekitar tiga bulan.

Baca Juga: Masdra Nurriza Segera Berlabuh ke Klub Liga 3 Nusantara

Kini situasinya berbeda. Arema justru membutuhkan tambahan tenaga di lini depan setelah Gustavo Henrique mengalami cedera. Menurut sumber I.League, stok penyerang Arema menjadi lebih terbatas sehingga kehadiran Mauro diharapkan memberikan opsi tambahan bagi pelatih Marcos Santos.

Artinya, peluang itu ada. Tinggal bagaimana Mauro merebutnya.

Ia pun datang dengan target yang tidak muluk-muluk, tetapi cukup agresif, bermain sebanyak mungkin dan mencetak gol sebanyak mungkin.

"Jadi, sebanyak mungkin gol, sebanyak mungkin pertandingan dan kemudian kembali lebih kuat dan lihat apa yang akan terjadi," imbuhnya.

Mauro juga memastikan kondisi fisiknya sudah semakin baik setelah sebelumnya mengalami cedera. Ia bahkan mengaku siap diturunkan dalam pertandingan uji coba Arema berikutnya sebagai bagian dari proses mengembalikan kondisi pertandingan.

"Saya merasa 100 persen, jadi saya siap untuk bertanding. Jadi saya bisa bermain di sana dulu, dan setelah itu kompetisi sudah dimulai, jadi saya siap," kata Mauro.

Baca Juga: Ini Alasan Megawati Hangestri Bakal Jadi 'Senjata Rahasia' Hyundai Hillstate di V-League 2026/2027

Meski demikian, ia sadar tidak bisa langsung memaksa tubuhnya bermain penuh. Menit bermain akan dibangun secara bertahap sebelum benar-benar siap tampil maksimal sepanjang pertandingan.

Singo Edan sendiri akan menjalani laga perdana Super League 2026/2027 pada Jumat, (4/9) mendatang di Stadion Kanjuruhan Malang. (kam/bgs)

Editor : Hakam Alghivari
arema fc persija Mauro Zijlstra cadangan Super League