RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM - Dari panggung akademi hingga rekrutan terbaru, setiap klub selalu memiliki talenta muda yang siap meledak di panggung utama.
Menjelang bergulirnya musim kompetisi 2026/27, jurnalis sepak bola Sam Cunningham telah memetakan deretan pemain muda yang paling berpeluang menembus tim utama di setiap klub Premier League. Sebagai analis sepak bola, kami telah membedah daftar ini untuk memberikan gambaran taktis mengenai siapa saja berlian muda yang wajib masuk dalam radar pantauan Anda musim ini.
Terkait prediksi skor untuk pekan-pekan pembuka musim ini, kami meyakini bahwa kehadiran para wonderkid ini akan memecah kebuntuan dan menciptakan banyak skor kejutan di papan klasemen.
Jika kami harus memberikan "prediksi skor performa" untuk para pemain ini, talenta brilian seperti Max Dowman (Arsenal) dan Rio Ngumoha (Liverpool) pantas mendapatkan skor 9/10 berkat pengalaman tim utama yang sudah mereka miliki.
Kami memprediksi klub-klub yang berani memberi menit bermain pada pemain mudanya akan mencatatkan lebih banyak skor kemenangan musim ini.
Baca Juga: Haaland dan Gabriel Bertemu Lagi, Rivalitas Premier League Berlanjut di Panggung Piala Dunia
Berikut adalah analisis mendalam kami terhadap 20 calon bintang masa depan di kompetisi kasta tertinggi Inggris musim 2026/27,
Arsenal – Max Dowman (16 Tahun, Gelandang Serang)
Dowman adalah salah satu talenta paling mengerikan di generasinya. Musim lalu, ia menghancurkan berbagai rekor: pemain termuda di Liga Champions (sebelum genap 16 tahun), pencetak gol termuda di Premier League, dan memenangi liga pasca ulang tahunnya di bulan Desember. Di bawah asuhan Mikel Arteta, kami meyakini porsi bermainnya akan melonjak drastis musim ini.
Aston Villa – Brian Madjo (17 Tahun, Striker)
Didatangkan dari Metz pada Januari lalu, profil fisik Madjo yang tinggi dan dominan membuat manajer Unai Emery kepincut. Ketajamannya terbukti lewat raihan lima gol di pramusim, setara dengan Joao Pedro, termasuk satu gol krusial ke gawang juara Liga Champions, PSG, di ajang Piala Super UEFA.
Bournemouth – Veljko Milosavljevic (19 Tahun, Bek Tengah)
Hengkangnya Marcos Senesi ke Tottenham membuka celah di lini belakang skuad racikan Marco Rose. Bek asal Serbia yang direkrut dari Red Star Belgrade ini sudah mengantongi 7 penampilan di Premier League dan melakukan sapuan terbanyak saat debut melawan Brighton.
Brentford – Kaye Furo (19 Tahun, Penyerang)
Penyerang setinggi 190 cm ini adalah mesin gol di level usia muda. Didatangkan dari Club Brugge, manajer Keith Andrews sangat optimistis dengan atribut fisiknya. "Kami tidak ragu ia akan menjadi pemain besar bagi kami," tegas Andrews.
Brighton & Hove Albion – Zadok Yohanna (19 Tahun, Penyerang)
Brighton kembali menemukan permata. Direkrut dari AIK (Swedia) dengan rekor transfer sensasional, pemain asal Nigeria ini adalah monster dribbling. Ia mendominasi liga Swedia untuk urusan membawa bola ke dalam kotak penalti dan menciptakan tembakan mematikan.
Chelsea – Reggie Watson (16 Tahun, Gelandang Bertahan)
Putra dari eks gelandang Premier League, Ben Watson, ini memiliki ketenangan luar biasa di lini tengah. Manajer Chelsea, Xabi Alonso, secara terbuka mengaku sangat terkesan padanya setelah melibatkannya di pramusim.
Coventry City – George Shepherd (17 Tahun, Gelandang)
Talenta lokal yang mencuri perhatian Frank Lampard. Shepherd sudah berlatih dengan tim utama dan masuk skuad cadangan saat melawan Blackburn dan Watford. Etos kerjanya sangat dipuji oleh Lampard.
Crystal Palace – Joel Drakes-Thomas (17 Tahun, Penyerang)
Sebelum usianya menyentuh 17 tahun, ia sudah memegang rekor sebagai pemain termuda Palace di Premier League dan UEFA Conference League. Jam terbangnya terus bertambah sejak debut di Piala FA melawan Macclesfield Town.
Everton – Harrison Armstrong (19 Tahun, Gelandang)
David Moyes melontarkan pujian tertinggi baginya: "Dia tidak terlihat salah tempat di Premier League." Dengan 16 penampilan dalam dua musim terakhir, Armstrong diproyeksikan menjadi nyawa lini tengah The Toffees musim ini.
Baca Juga: Chelsea dan Manchester City Rebutan Wonderkid 17 Tahun Asal Denmark
Fulham – Jonah Kusi-Asare (19 Tahun, Penyerang)
Posturnya yang menjulang (195 cm) menjadikannya momok di kotak penalti. Tampil impresif dengan 10 laga tim utama saat dipinjam dari Bayern Munchen, Fulham akhirnya mempermanenkan statusnya musim panas ini.
Hull City – Calvin Okike (18 Tahun, Bek)
Pemain Terbaik Akademi Hull 2025/26. Pemain asal Nigeria ini bisa beroperasi di bek kiri maupun tengah. Ia telah merasakan atmosfer tim utama di Championship dan tampil solid saat dipinjamkan ke Hartlepool United.
Ipswich Town – Luca Fletcher (19 Tahun, Penyerang)
Lulusan akademi Manchester City yang sarat pengalaman di final FA Youth Cup. Setelah mencetak enam gol di Premier League 2 (PL2) saat dipinjamkan, manajer Gary O'Neil langsung mempermanenkannya.
Leeds United – Alfie Cresswell (19 Tahun, Gelandang)
Darah Leeds mengalir deras di nadinya (mengikuti jejak sang ayah, Richard, dan kakaknya, Charlie). Mantan kapten tim U-21 ini sudah mulai rutin menghiasi bangku cadangan tim senior di penghujung musim lalu.
Liverpool – Rio Ngumoha (17 Tahun, Sayap)
Salah satu remaja paling bersinar di Eropa saat ini. Debutnya di Premier League ditandai dengan gol penentu kemenangan kontra Newcastle. Dengan 29 penampilan tim utama dan debut bersama Timnas Inggris, ini akan menjadi musim pembuktian besarnya.
Manchester City – Ryan McAidoo (18 Tahun, Sayap)
Mesin assist dan gol di PL2 musim lalu. Manajer baru City, Enzo Maresca, melabelinya sebagai "tipe sayap yang saya cintai" usai melihat aksi briliannya di laga pramusim melawan Inter Milan.
Manchester United – JJ Gabriel (15 Tahun, Penyerang)
Fenomena baru di Carrington. Mencetak lebih dari 20 gol dan terpilih sebagai Pemain Terbaik U-18 PL, Michael Carrick langsung membawanya ke tur pramusim. Jika diturunkan musim ini, ia akan mencetak rekor sebagai debutan termuda MU di Premier League.
Newcastle United – Park Seung-soo (19 Tahun, Sayap)
Kepergian Anthony Gordon ke Barcelona adalah berkah bagi Park. Bermain ngotot dengan rataan 4,7 dribel per 90 menit di PL2, sayap asal Korea Selatan ini siap meneror sisi kiri pertahanan lawan.
Nottingham Forest – Kalum Thompson (17 Tahun, Sayap)
Berstatus Scholar of the Year, Thompson menjadi motor serangan Forest di kelompok umur dengan catatan 6 kontribusi gol di PL2 musim lalu meski baru berusia 16 tahun.
Sunderland – Chris Rigg (19 Tahun, Gelandang)
Sunderland kembali ke kasta tertinggi dan kompetisi Eropa setelah 53 tahun, dan Rigg adalah salah satu aktor utamanya. Dengan 18 penampilan di liga musim lalu, ia akan menjadi jenderal lapangan tengah tak tergantikan.
Tottenham Hotspur – Luca Williams-Barnett (17 Tahun, Gelandang Serang/Penyerang)
Manajer Roberto De Zerbi menyebutnya sebagai "berlian berharga". Meski masih bermain untuk U-18 musim lalu, ia rajin berlatih bersama tim utama, debut di Carabao Cup, dan mencetak rata-rata 1,25 kontribusi gol per 90 menit di PL2. (*)
Editor : Bhagas Dani Purwoko