Hasil MLS: Nashville SC Hancurkan Inter Miami 4-1, Messi Gagal Penalti

Hakam Alghivari • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:21 WIB
Skuad Inter Miami CF ketika melawan Nashville di Three Match Series babak play-off.
Skuad Inter Miami CF ketika melawan Nashville di Three Match Series babak play-off.

RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Nashville SC tampil lebih efektif saat menghadapi Inter Miami CF pada lanjutan MLS. Bermain di GEODIS Park, Nashville menang telak 4-1.

Kemenangan ini membuat Nashville semakin kokoh di puncak klasemen sementara. Berdasarkan data MLS, Nashville mengoleksi 40 poin dari 18 laga, sedangkan Inter Miami berada di posisi kedua dengan 38 poin.

Andy Nájar membuka keunggulan Nashville pada menit ke-17. Inter Miami sebenarnya mendapat kesempatan besar untuk menyamakan kedudukan ketika Lionel Messi maju sebagai eksekutor penalti pada menit ke-23. Namun, tendangannya berhasil ditepis kiper Brian Schwake.

Baca Juga: Bursa Transfer Memanas! Inilah Rumor 5 Pemain Bintang yang Jadi Rebutan Klub Top Eropa

Messi gagal memanfaatkan bola muntah setelah upaya lanjutan Sergio Reguilón juga dianulir karena pelanggaran encroachment setelah tinjauan VAR. ESPN mencatat kegagalan tersebut menjadi penalti ketiga secara beruntun yang gagal dikonversi Messi.

Sempat Menyamakan Kedudukan

Inter Miami tidak menyerah. Menjelang babak pertama berakhir, Telasco Segovia mencetak gol pada menit 45+3 untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Momentum tersebut sempat membuat Miami terlihat mampu bangkit. Namun, situasi berubah drastis setelah turun minum.

H. Mukhtar kembali membawa Nashville unggul pada menit ke-49. Tujuh menit kemudian, Sam Surridge memperbesar keunggulan menjadi 3-1. Mukhtar kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-63 sekaligus memastikan kemenangan Nashville dengan skor 4-1.

Rangkaian gol tersebut memperlihatkan persoalan utama Inter Miami dalam laga ini. Miami mampu menguasai bola dan membangun lebih banyak aliran umpan, tetapi Nashville jauh lebih efektif ketika memasuki area berbahaya.

Data statistik pada pertandingan yang terlihat dalam tangkapan layar menunjukkan Miami memiliki penguasaan bola 52 persen, berbanding 48 persen milik Nashville. Miami juga mencatat lebih banyak operan, yakni 425 berbanding 371.

Baca Juga: 5 Fakta Menarik Mitchell Lee Baker, Sang Pencetak Hattrick Debut Timnas Indonesia

Namun, Nashville mampu menghasilkan 16 tembakan, termasuk delapan yang mengarah ke gawang. Miami hanya mencatat sembilan tembakan dengan lima di antaranya tepat sasaran.

Artinya, dominasi Miami dalam penguasaan bola tidak otomatis berubah menjadi kontrol pertandingan. Nashville justru lebih berbahaya ketika mendapatkan ruang dan mampu mengubah momentum menjadi gol.

Statistik Messi: Satu Assist, Tanpa Gol

Messi bermain penuh selama 90 menit, tetapi kali ini tidak mampu mencetak gol. Data pada tampilan statistik pertandingan memberikan rating 7,1 untuk pemain bernomor punggung 10 tersebut.

ESPN mencatat Messi melepaskan sembilan tembakan sepanjang pertandingan, dengan dua di antaranya mengarah ke gawang. Ia juga memiliki peluang terbesar Miami melalui penalti pada menit ke-23, tetapi gagal menaklukkan Schwake.

Baca Juga: Berkaca-kaca, Begini Pernyataan Terbaru Messi usai Argentina Gagal Juara Piala Dunia 2026

Kegagalan tersebut menjadi salah satu titik penting pertandingan. Sebab, jika penalti berhasil dikonversi, skor berubah menjadi 1-1 pada saat Nashville baru unggul satu gol. Sebaliknya, Schwake berhasil mempertahankan keunggulan tuan rumah dan Nashville kemudian menemukan ruang untuk menghukum pertahanan Miami.

Kekalahan ini sekaligus menjadi kekalahan ketiga beruntun bagi Inter Miami. Sementara bagi Nashville, kemenangan 4-1 semakin memperkuat posisi mereka di puncak klasemen MLS dengan keunggulan dua poin atas Miami. (kam/bgs) 

Editor : Hakam Alghivari
mls inter miami lionel messi Nashville SC