RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Sebanyak 500 atlet juara Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Bojonegoro 2026 menjalani pre-test fisik dasar. Tes yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro tersebut menjadi langkah awal untuk memetakan kondisi fisik atlet sebelum dipersiapkan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Tes berlangsung Jumat (7/8) hingga Minggu (9/8) di Sport Center Bojonegoro, Jalan Veteran. Para peserta merupakan atlet yang meraih juara dalam Porkab II Bojonegoro yang digelar beberapa waktu lalu.
Ketua KONI Bojonegoro Sahari mengatakan, tes fisik dilakukan untuk mengetahui kondisi dasar para atlet. Hasil tes selanjutnya menjadi bahan evaluasi bagi masing-masing cabang olahraga (cabor) dalam menyusun program pembinaan.
"Tes fisik ini untuk mengetahui kondisi fisik atlet. Hasilnya kemudian diserahkan kepada masing-masing cabang olahraga untuk dilakukan pembinaan dan peningkatan kemampuan fisik maupun teknik ke depannya," ujarnya.
Menurut Sahari, para atlet tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari persiapan Bojonegoro menghadapi Porprov Jawa Timur tahun depan. Karena itu, kondisi fisik atlet perlu dipetakan sejak awal agar program latihan dapat disusun secara lebih terarah.
Ketua Panitia Tes Fisik Tonny Ade Irawan mengatakan, sekitar 500 atlet mengikuti pre-test fisik dasar tersebut. Seluruhnya merupakan atlet yang berhasil meraih juara dalam Porkab II Bojonegoro.
Setelah hasil tes diserahkan kepada masing-masing cabor, pembinaan selanjutnya menjadi tanggung jawab cabor. Terutama untuk meningkatkan kondisi fisik sekaligus memperbaiki teknik sesuai kebutuhan masing-masing atlet.
"Untuk kondisi fisiknya berdasarkan hasil tes ini. Kalau teknik, yang mengerti masing-masing cabor," jelasnya.
Tonny menjelaskan, tes fisik menggunakan body analysis system untuk mengetahui komposisi tubuh atlet. Alat tersebut dapat mengukur sejumlah parameter, termasuk komposisi otot dan lemak tubuh.
"Juga segmentasi otot mana yang kurang dan mana yang lebih," tegasnya.
Tes fisik ini merupakan hasil kerja sama KONI Bojonegoro dengan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dinpora) Kabupaten Bojonegoro. Hasil pemeriksaan nantinya menjadi salah satu bahan evaluasi untuk menentukan program latihan atlet. (irv/zim)
Editor : Farhan Reza Ardiansyah