RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Tidak semua pemain muda langsung mendapat panggung di tim utama. Sebagian harus lebih dulu menempuh jalan memutar sebelum akhirnya dipercaya mengenakan seragam utama. Itulah yang dialami Nathan Fariel Kusuma.
Lulusan Persija Elite Pro Academy (EPA) itu akhirnya memperoleh kesempatan yang selama ini dinanti. Dalam laga Piala Presiden Elite 2026 menghadapi PSMS Medan, Nathan dipercaya tampil sebagai starter bersama tim senior Persija, sebuah momen yang menjadi penanda langkah baru dalam perjalanan kariernya.
Baca Juga: Tinggalkan Persis Solo, Muhammad Riyandi Ungkap Dua Alasan Tak Bisa Menolak Dewa United
Kesempatan tersebut datang setelah Nathan menyelesaikan masa peminjaman bersama Sumsel United pada musim lalu. Pengalaman bermain secara reguler di klub tersebut diakuinya menjadi bekal penting, bukan hanya dari sisi teknis, tetapi juga dalam membangun mental sebagai pesepak bola profesional.
Bagi pemain muda, masa peminjaman sering kali menjadi ruang pembelajaran sebelum kembali bersaing di klub asal. Nathan merasakan hal serupa. Ia mengaku lebih siap menghadapi tuntutan permainan ketika kembali ke Persija.
Meski demikian, tampil sejak menit pertama bersama tim utama tetap menghadirkan tekanan tersendiri. Apalagi, laga tersebut menjadi salah satu kesempatan terbesarnya untuk menunjukkan bahwa dirinya layak bersaing di level senior.
Baca Juga: 5 Fakta Menarik Mitchell Lee Baker, Sang Pencetak Hattrick Debut Timnas Indonesia
"Saat mendengar nama saya masuk starting lineup, rasa syukur tentu terlintas karena pelatih memberikan kepercayaan. Saya mencoba mengubah tekanan menjadi motivasi untuk tetap tenang, percaya pada latihan, dan memberikan kontribusi maksimal untuk tim," ujar Nathan.
Rasa gugup yang muncul sebelum pertandingan perlahan berubah menjadi keyakinan. Nathan menyebut dukungan dari tim pelatih serta para pemain senior Persija menjadi faktor penting yang membantunya menikmati pertandingan.
Baginya, kepercayaan tersebut bukan sekadar hadiah, melainkan tanggung jawab yang harus dijawab lewat penampilan di lapangan.
Penampilan perdana sebagai starter juga menjadi bukti bahwa jalur pembinaan Persija Elite Pro Academy terus membuka peluang bagi para pemain muda untuk menembus tim utama. Nathan kini menjadi salah satu nama yang berusaha memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.
Pemain muda itu pun bertekad menjadikan laga melawan PSMS Medan sebagai awal, bukan tujuan akhir. Ia ingin terus berkembang, memperoleh kepercayaan secara konsisten, serta memberikan kontribusi nyata bagi Macan Kemayoran sepanjang musim.
Dengan persaingan yang semakin ketat di skuad Persija, Nathan memahami setiap kesempatan memiliki nilai yang sangat berharga. Karena itu, ia bertekad terus bekerja keras agar mampu mempertahankan tempatnya di tim utama sekaligus membantu Persija meraih hasil terbaik pada musim 2026/2027. (kam/bgs)
Editor : Hakam Alghivari