RADARBOJONEGORO.JAWAPOS.COM – Langkah perwakilan Bojonegoro dalam Liga Top Skor U-16, Bakat Muda Kedungadem (BMK) harus terhenti di babak 16 besar. Usai kalah 2-1 dalam laga berlangsung di Lapangan ASIOP Training Ground (ATG), Sentul, Bogor, kemarin (30/7).
Kekalahan tersebut membuat BMK hanya mampu menyamai pencapaian di Liga Top Skor tahun lalu. Juga target masuk ke babak semi final tak tercapai. Meski begitu ada pemain BMK yang menarik talent scout dari PSSI usai menunjukkan performa konsisten selama kompetisi berlangsung.
Baca Juga: Bakat Muda Kedungadem Lolos 16 Besar: Peringkat Kedua Grup A
Asisten Pelatih BMK Bojonegoro Agus Dastan mengatakan kalah 2-1 dalam laga babak 16 besar melawan Sejati Jaya Medan. Sehingga gagal melaju ke babak delapan besar. Dan hanya bisa menyamai pencapaian tahun lalu sampai di babak 16 besar.
Agus mengaku sebanarnya skuad BMK mampu menguasai jalannya pertandingan dan membombardir pertahanan lawan. Namun keasyikan menyerang membuat para pemain tak fokus. Akibatnya di menit terakhir miskomunikasi kiper dengan pemain belakang bisa dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol.
‘’Padahal secara kualitas permainan dan penguasaan bola unggul kami,” ujarnya.
Baca Juga: Bakat Muda Kedungadem Bidik Tiket 16 Besar sebagai Juara Grup A Liga Top Skor
Menurut Agus kekalahan di babak 16 besar, membuat target BMK masuk ke semi final tak tercapai. Namun ada pemain yang menarik perhatian pelatih PSSI yang melakukan talent scouting. Salah satunya Hikmal Putra Pradanan bek kiri BMK yang mengoleksi 3 gol dari empat pertandingan dijalani.
‘’Talent coach ada Fahri Kusaeni, Indrianto dan Jaksen F Tiago mengapresiasi pemain BMK Bojonegoro,” ungkapnya.
Agus menjelaskan talent scouting dilakukan untuk mencari pemain berbakat yang akan ditarik ke timnas U-16. Sehingga pemain BMK memiliki peluang untuk dipanggil mengikuti seleksi timnas U-16.
‘’Semoga menjadi rezeki bagi para pemain yang terpantau,” harapnya. (irv/msu)
Editor : Hakam Alghivari